Pasti Tepat, Inovasi Kelurahan Panji untuk Perbaiki Data Warga Miskin

Onlineku.Info, Kutai Kartanegara – Kelurahan Panji, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, meluncurkan program inovatif bernama “Pasti Tepat” (Pendataan Warga Miskin Kelurahan Panji berbasis RT) sebagai langkah nyata untuk memperbaiki akurasi data masyarakat kurang mampu. Program ini diinisiasi oleh Kasi Sosial Kelurahan Panji, Santi Effendi, SE, yang menilai persoalan utama dalam penyaluran bantuan sosial selama ini adalah data penerima yang tidak sesuai kondisi di lapangan.

Lewat program “Pasti Tepat”, RT dilibatkan langsung untuk melakukan pendataan ke rumah-rumah warga. Data yang dikumpulkan berupa dokumen serta bukti foto, kemudian diverifikasi oleh pekerja sosial masyarakat sebelum diintegrasikan ke Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) maupun Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) . Dengan begitu, penyaluran bantuan diharapkan lebih adil dan tepat sasaran.

“Banyak kasus di mana warga yang benar-benar miskin justru tidak terdaftar, sementara yang sudah mampu masih menerima bantuan. Hal ini menimbulkan kecemburuan sosial. Melalui sistem ini, pendataan akan lebih terbuka, cepat, dan bisa dipertanggungjawabkan,” ujar Santi Effendi, SE.

 

Sejak Agustus hingga September 2025, program ini telah melalui tahapan pembentukan tim aksi perubahan, sosialisasi ke RT, serta pendataan lapangan. Seluruh proses dilakukan dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas, sehingga masyarakat bisa turut mengawasi jalannya program.

Dengan adanya “Pasti Tepat”, Kelurahan Panji kini memiliki data warga miskin yang lebih terupdate, RT dan perangkat kelurahan semakin aktif, serta masyarakat merasakan manfaat berupa berkurangnya rasa iri karena distribusi bantuan lebih jelas.

 

Dukungan penuh datang dari berbagai pihak. PLT Kepala Dinas Sosial Kukar, Yuliandris Suherdiman, menegaskan program ini sangat membantu keluarga berisiko maupun rentan di tingkat RT agar dapat memenuhi kebutuhan dasarnya. Lurah Panji, Isnaniah, juga berharap inovasi ini menjadi contoh nyata bagaimana data yang kuat dapat dijadikan dasar penyusunan kebijakan sosial. Sementara itu, Camat Tenggarong, Sukono, menyebut “Pasti Tepat” sebagai langkah terobosan yang tidak hanya soal pendataan, tetapi juga penguatan keadilan sosial di masyarakat.

Ke depan, program ini diharapkan bisa menjadi model nasional bagi kelurahan lain dalam membangun sistem pendataan warga miskin yang partisipatif, transparan, dan berkeadilan.

(Aji R)

BACA JUGA