Zakat Sebagai Kekuatan Ekonomi Umat, Pemkab Kukar Dorong Akselerasi Pengelolaan UPZ

Onlineku.Info, Tenggarong – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kukar menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) se-Kabupaten Kutai Kartanegara di Ruang Serbaguna DPRD Kukar, Selasa (21/10/2025).

 

Kegiatan bertema “Sinergi Pemangku Kepentingan dalam Optimalisasi Pengumpulan dan Pendayagunaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) untuk Mendukung Visi Kukar Idaman Terbaik” ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono, yang mewakili Bupati Kukar. Turut hadir Ketua MUI Kukar KH Abdul Hanan, unsur Forkopimda, perwakilan Kemenag Kukar, serta seluruh Ketua UPZ dari OPD, BUMD, kecamatan, dan desa.

 

Ketua Baznas Kukar, Shafik Avicenna, menyampaikan bahwa Rakorda menjadi forum tahunan untuk memperkuat koordinasi dalam pengumpulan dan pendayagunaan zakat. Ia menuturkan, penghimpunan zakat di Kukar menunjukkan tren positif, di mana jumlah OPD aktif meningkat dari 18 pada 2024 menjadi 28 pada 2025 dengan total pengumpulan lebih dari Rp1 miliar.

 

“Ini bukti meningkatnya kepercayaan ASN dan masyarakat terhadap Baznas Kukar. Kami berkomitmen terus mengoptimalkan pengelolaan zakat agar manfaatnya semakin dirasakan,” ujar Shafik.

 

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Sekda Kukar, Sunggono menegaskan bahwa zakat memiliki potensi besar sebagai kekuatan ekonomi umat dan instrumen pengentasan kemiskinan. Ia menyebut, dengan hadirnya Perda Nomor 3 Tahun 2024 tentang Pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah, Pemkab Kukar kini memiliki dasar hukum yang kuat untuk memperluas jangkauan dan profesionalisme pengelolaan zakat.

“Mulai tahun 2026, pembentukan dan optimalisasi UPZ akan menjadi indikator kinerja bagi kepala perangkat daerah. Pemerintah juga akan menjalin perjanjian kerja dengan Baznas untuk memperkuat efektivitas penghimpunan zakat,” tegasnya.

 

Rakorda ini diakhiri dengan diskusi dan pemaparan strategi pengelolaan ZIS yang lebih transparan, akuntabel, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Kutai Kartanegara.

 

(Aji R)

BACA JUGA