Onlineku.Info, Samarinda โ Peta politik menuju Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Samarinda 2030 mulai menunjukkan arah. Sejumlah partai politik telah menyatakan kesiapan untuk mengusung nama tertentu, sementara PDI Perjuangan masih memilih untuk tidak tergesa-gesa menentukan langkah politik.
Sekretaris DPD PDI Perjuangan Kalimantan Timur, Ananda Emira Moeis, mengatakan partainya tetap melakukan persiapan menghadapi kontestasi Pilwali Samarinda. Salah satunya dengan menyiapkan kader yang dinilai memiliki kapasitas untuk diusung dalam pemilihan mendatang.
Hal itu disampaikan Ananda saat menghadiri pelantikan pengurus Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDI Perjuangan Kaltim yang dirangkai dengan kegiatan donor darah di Sekretariat DPD PDI Perjuangan Kaltim, Jalan Abdul Wahab Samarinda, Sabtu (11/9/2026).
Menurut Ananda, PDI Perjuangan memiliki keinginan untuk menempatkan kader internal dalam kontestasi perebutan kursi Wali Kota Samarinda. Namun, pembahasan mengenai Pilwali belum menjadi fokus utama partai saat ini.
“Yang pastinya kita mempersiapkan lah. Kita tentunya juga ingin ada kader PDI Perjuangan yang bisa kita usung untuk kontestasi pemilihan Wali Kota Samarinda,” kata Ananda.
Ia menyebut dinamika politik yang mulai berkembang di sejumlah partai menjadi bagian dari proses menuju Pilwali. Kendati demikian, PDI Perjuangan memilih untuk tetap menjalankan kerja-kerja politik dan sosialnya di tengah masyarakat.
Ananda menegaskan, pelayanan dan penyerapan aspirasi masyarakat masih menjadi perhatian utama partainya. Karena itu, pembahasan mengenai figur yang akan diusung tidak ingin dilakukan secara terburu-buru.
“Tetapi hari ini fokus kita adalah bagaimana kita bisa bekerja untuk masyarakat. Itu dulu,” tegasnya.
Sementara itu, sejumlah partai politik di Samarinda mulai memperlihatkan kandidat yang berpotensi mereka dorong dalam Pilwali 2030. Kondisi tersebut tak lepas dari berakhirnya peluang Andi Harun untuk kembali maju sebagai calon wali kota setelah menyelesaikan dua periode masa jabatan.
Partai Gerindra, misalnya, telah mengarahkan dukungan kepada Helmi Abdullah. Selain menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi juga merupakan Ketua DPC Partai Gerindra Samarinda.
Nama lain datang dari Partai Golkar. Partai berlambang pohon beringin tersebut memiliki dr Andi Satya sebagai salah satu figur yang diproyeksikan maju. Andi Satya saat ini duduk sebagai anggota DPRD Kaltim dan dipercaya memimpin DPC Partai Golkar Samarinda.
Sementara Partai NasDem kembali menempatkan Saefuddin Zuhri sebagai salah satu figur yang dipersiapkan menghadapi Pilwali Samarinda. Saat ini, Saefuddin Zuhri menjabat sebagai Wakil Wali Kota Samarinda mendampingi Andi Harun.
Dengan mulai munculnya sejumlah nama tersebut, bursa Pilwali Samarinda 2030 diperkirakan akan semakin dinamis. PDI Perjuangan sendiri belum menentukan figur secara terbuka dan masih menempatkan konsolidasi serta kerja untuk masyarakat sebagai prioritas. (*)
