Pastikan Layanan Optimal, AKBP Fauzan Arianto Cek Kesiapsiagaan Operator 110 Polres Kutim

Onlineku.Info, SANGATTA – Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kutai Timur, AKBP Fauzan Arianto, melakukan pemantauan langsung terhadap kinerja operator layanan panggilan darurat (Call Center) 110 di Markas Polres Kutai Timur, Selasa (13/1/2026).

 

Langkah ini dilakukan untuk menjamin kepastian layanan serta kecepatan respons personel terhadap setiap aduan masyarakat yang masuk melalui layanan darurat kepolisian.

 

Dalam pengecekan tersebut, AKBP Fauzan Arianto melihat secara langsung proses kerja petugas piket, mulai dari menerima panggilan masuk, mencatat laporan warga, hingga meneruskan informasi kepada unit terkait maupun Polsek jajaran terdekat untuk segera ditindaklanjuti.

 

Kapolres menegaskan bahwa layanan 110 merupakan garda terdepan pelayanan Polri yang harus selalu siaga selama 24 jam. Ia mengingatkan agar tidak ada satu pun panggilan masyarakat yang terabaikan, karena layanan tersebut umumnya digunakan dalam kondisi darurat atau situasi mendesak.

 

“Layanan 110 ini adalah akses termudah bagi masyarakat untuk menghubungi polisi. Saya cek langsung hari ini untuk memastikan perangkat berfungsi dengan baik dan operator benar-benar siap. Prinsipnya, respons harus cepat. Begitu ada laporan masuk, segera ditindaklanjuti, jangan ditunda,” tegas AKBP Fauzan Arianto di sela-sela pengecekan.

 

Lebih lanjut, Kapolres juga menekankan pentingnya sikap humanis namun tetap sigap dari para operator saat berkomunikasi dengan pelapor. Menurutnya, operator harus mampu menenangkan masyarakat yang sedang panik, sekaligus menggali informasi secara jelas dan akurat agar personel di lapangan dapat bertindak dengan tepat.

 

“Masyarakat yang menelepon 110 pasti sedang mengalami masalah atau membutuhkan bantuan. Maka operator harus melayani dengan baik, mencatat poin-poin penting, serta memastikan masyarakat merasa terlayani. Kepuasan dan keselamatan masyarakat adalah prioritas kita,” tambahnya.

 

Layanan 110 sendiri merupakan program prioritas Kapolri untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam melaporkan berbagai kejadian, seperti kecelakaan lalu lintas, tindak kriminal, bencana alam, maupun gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), secara gratis dan bebas pulsa.

 

Di akhir kegiatan, Kapolres Kutai Timur juga mengimbau kepada masyarakat agar menggunakan layanan 110 secara bijak dan tidak menjadikannya sebagai sarana main-main atau laporan palsu (prank), karena hal tersebut dapat menghambat penanganan kejadian yang benar-benar membutuhkan respons cepat dari kepolisian.

BACA JUGA