Onlineku.Info, Kutai Barat – Wakil Bupati Mahakam Ulu (Mahulu), Suhuk, mewakili Bupati Mahulu Angela Idang Belawan menghadiri pembukaan Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) XII Tingkat Provinsi Kalimantan Timur di Taman Budaya Sendawar (TBS), Kabupaten Kutai Barat.
Kegiatan yang berlangsung pada 20–23 Juli 2026 tersebut dibuka oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Provinsi Kalimantan Timur, Siti Sugiyanti. Gelaran tahunan ini diikuti sembilan kabupaten/kota se-Kalimantan Timur sebagai ajang menampilkan berbagai inovasi teknologi tepat guna yang bermanfaat bagi masyarakat. Minggu (26/7/26).
Selain dihadiri perwakilan pemerintah kabupaten/kota, kegiatan ini juga melibatkan unsur pemerintah provinsi, akademisi, pelaku usaha, hingga masyarakat. Beragam inovasi dipamerkan sebagai bentuk penerapan teknologi sederhana yang mampu meningkatkan produktivitas, memperkuat daya saing daerah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal.
Tak hanya menjadi wadah berbagi inovasi, Gelar TTG XII juga dimanfaatkan setiap daerah untuk memperkenalkan produk unggulan dan potensi lokal. Melalui kegiatan ini diharapkan tercipta peluang kerja sama, investasi, sekaligus memperluas akses pemasaran produk daerah.
Di sela kegiatan, Wakil Bupati Mahulu Suhuk menegaskan Pemerintah Kabupaten Mahulu terus berkomitmen memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai salah satu pilar utama penggerak ekonomi masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui program prioritas daerah, yakni Dana RT dan Dana Dasawisma yang diarahkan untuk mendorong lahirnya usaha-usaha produktif di tingkat masyarakat.
“Dukungan kita kepada UMKM, khususnya di Mahakam Ulu, salah satunya melalui program Dana RT dan Dana Dasawisma. Harapannya, program ini dapat membantu masyarakat mengembangkan usaha, baik di bidang kuliner, kerajinan tangan, pembuatan pakaian adat, topi, maupun produk kreatif lainnya,” ujar Suhuk.
Ia menjelaskan, Dana Dasawisma difokuskan untuk memberdayakan kelompok perempuan di setiap RT agar memiliki kegiatan ekonomi produktif yang mampu meningkatkan pendapatan keluarga. Pemerintah menargetkan minimal setiap RT memiliki satu kelompok Dasawisma yang aktif mengembangkan usaha.
“Dengan adanya kelompok Dasawisma di setiap RT, kita ingin ibu-ibu memiliki wadah untuk berkarya dan berusaha bersama. Jika dalam satu RT bisa terbentuk lebih dari satu kelompok, tentu akan lebih baik karena manfaatnya akan semakin luas bagi masyarakat,” tambahnya.
Melalui keikutsertaan dalam Gelar TTG XII Kalimantan Timur, Pemerintah Kabupaten Mahulu berharap inovasi teknologi tepat guna semakin berkembang dan dapat diterapkan sesuai kebutuhan masyarakat. Sinergi antara pemanfaatan teknologi dan pemberdayaan UMKM diharapkan mampu memperkuat perekonomian daerah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mendukung terwujudnya visi Mahulu Melaju (Maju, Merata, Berkelanjutan).
Adv/Mahakam Ulu)