Onlineku.Info, Tenggarong – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri, menargetkan kontingen Kukar mampu meraih gelar juara umum dalam sejumlah ajang olahraga tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) 2026.
Target tersebut disampaikan Aulia saat melepas 2.503 anggota kontingen Kukar di Arbizz Space, Jumat (30/10/2026) malam. Kegiatan itu turut dihadiri Wakil Bupati Kukar, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan pengurus induk organisasi olahraga.
Sebanyak 2.503 orang yang dilepas terdiri atas 1.826 atlet, 320 pelatih, 72 manajer, dan 285 official. Mereka akan mewakili Kukar dalam lima ajang, yakni PORPROV KORPRI, PORWADA, PORPROV, PEPARPROV, dan FORDA II tingkat Provinsi Kaltim.
Aulia menyatakan optimistis terhadap kesiapan para atlet setelah melihat langsung proses persiapan yang telah dilakukan. Ia berharap kerja keras selama menjalani latihan dapat membuahkan hasil maksimal dan mengantarkan Kukar menjadi juara umum.
“Kami berharap, dengan persiapan yang sudah dilakukan teman-teman atlet di Kutai Kartanegara, yang menurut hemat kami sudah sangat mantap berdasarkan apa yang kami lihat sendiri, Kukar bisa menjadi juara umum,” ujarnya.
Kelima ajang tersebut berlangsung dalam rentang waktu akhir Oktober hingga Desember 2026. PORPROV KORPRI digelar di Sangatta, Kabupaten Kutai Timur, pada 31 Oktober hingga 8 November. PORWADA berlangsung di Balikpapan pada 4–5 November.
Selanjutnya, PORPROV digelar di Kabupaten Paser pada 14–27 November, disusul PEPARPROV di daerah yang sama pada 27–30 November. Sementara FORDA II berlangsung di GOR Kadri Oening Sempaja, Samarinda, pada 29 November hingga 6 Desember 2026.
Selain menargetkan prestasi, Aulia juga memastikan komitmen pemerintah daerah terkait pemberian bonus bagi atlet yang berhasil meraih medali. Ia menyebut besaran bonus minimal akan sama dengan periode sebelumnya, meskipun kondisi keuangan daerah saat ini menghadapi keterbatasan.
Bahkan, pemerintah daerah siap menyesuaikan besaran bonus apabila terdapat kabupaten atau kota lain di Kaltim yang memberikan penghargaan lebih tinggi.
“Kami berjanji, meskipun dalam kondisi keuangan daerah seperti sekarang ini, bonus yang kita berikan minimal sama dengan periode sebelumnya. Namun, kalau ada kabupaten atau kota lain yang berani memberikan bonus lebih besar daripada yang kita berikan pada periode sebelumnya, kita akan menyamakan dengan kabupaten atau kota yang memberikan bonus paling tinggi,” tegasnya.
Aulia menilai bonus bukan satu-satunya motivasi bagi atlet untuk meraih prestasi. Menurutnya, semangat bertanding dan keinginan mengharumkan nama daerah harus menjadi dorongan utama bagi seluruh kontingen.
Ia pun mengingatkan agar informasi simpang siur mengenai besaran bonus tidak sampai memengaruhi mental dan konsentrasi atlet selama mengikuti pertandingan.
“Jangan sampai gara-gara isu bonus yang tidak jelas atau simpang siur, misalnya ada yang mengatakan bahwa dengan kondisi keuangan sekarang bonus tidak diberikan atau nilainya lebih rendah daripada sebelumnya, hal itu memengaruhi semangat atlet,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar, Aji Ali Husni, dalam laporannya menyampaikan bahwa persiapan kontingen telah dilakukan melalui seleksi, pemusatan latihan, serta pembinaan fisik, teknik, dan mental bertanding atlet.
Pemerintah daerah juga menyiapkan berbagai fasilitas pendukung, mulai dari akomodasi hotel dan guesthouse, uang saku, transportasi, uang makan, hingga perlengkapan pertandingan dan seragam kontingen. Uang saku, transportasi, dan uang makan dijadwalkan masuk ke rekening masing-masing atlet sebelum keberangkatan.
Untuk memudahkan masyarakat memantau perkembangan prestasi kontingen, Dispora juga menyiapkan aplikasi SI PAKAR (Sistem Informasi Prestasi Atlet Kutai Kartanegara). Aplikasi tersebut menjadi sarana informasi perolehan medali yang dapat diakses masyarakat, keluarga atlet, hingga awak media.
Dalam laporannya, Aji Ali turut memaparkan capaian Kukar pada sejumlah kompetisi sebelumnya. Pada PORPROV KORPRI III di Paser 2024, Kukar menempati peringkat kedua dengan raihan 25 medali. Sementara pada PORPROV VII di Berau 2022, Kukar berada di posisi ketiga.
Pada PEPARPROV IV di Balikpapan 2024, Kukar meraih peringkat kedua dengan 118 medali. Sedangkan pada PORWADA III di Bontang 2025, Kukar menempati peringkat ketiga dengan raihan tujuh medali.
Adapun hasil babak kualifikasi PORPROV tahun ini menempatkan Kukar di posisi kedua setelah Samarinda. Capaian tersebut menjadi salah satu modal bagi kontingen untuk mengejar target juara umum pada PORPROV VIII di Kabupaten Paser.
Aulia berharap seluruh atlet dan official dapat menjaga nama baik daerah, menjunjung tinggi sportivitas, serta bertanding dengan semangat pantang menyerah demi membawa prestasi terbaik bagi Kutai Kartanegara.
(Jie)