Taman Literasi Jadi Pusat Kreasi, Pemdes Loa Kulu Arahkan Energi Pemuda ke Hal Positif

Onlineku.Info, Kutai Kartanegara – Taman Literasi Loa Kulu kini menjadi pusat aktivitas generasi muda melalui program rutin “Kreativitas Anak Desa” yang digelar setiap malam Kamis oleh Pemerintah Desa Loa Kulu bersama Polsek Loa Kulu.

Program ini dihadirkan sebagai wadah ekspresi dan ruang positif bagi anak-anak muda desa untuk menyalurkan bakat serta kreativitas mereka, sekaligus sebagai langkah pencegahan terhadap kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba.

Kepala Desa Loa Kulu, Mohammad Rizali, mengatakan banyak potensi anak muda di desa yang selama ini belum terekspos secara maksimal. Melalui kegiatan ini, pemerintah desa mencoba masuk ke lingkungan pergaulan generasi muda dengan pendekatan yang lebih persuasif dan membangun.

“Kegiatan ini kami gelar rutin setiap malam Kamis di Taman Literasi sebagai ruang anak-anak muda untuk berkumpul, berkreasi, dan menampilkan potensi mereka. Kita ingin energi mereka tersalurkan ke hal-hal yang produktif,” ujarnya. Rabu (11/2/26).

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya mencegah aktivitas negatif seperti balap liar, konsumsi minuman keras, hingga penyalahgunaan narkoba.

“Boleh saja kita berasal dari desa, tetapi pola pikir harus maju. Semua bermula dari desa, dan kemajuan pun dimulai dari desa,” tegas Rizali.

Selain menjadi panggung kreativitas, Pemerintah Desa Loa Kulu juga terus mendukung kegiatan seni dan budaya seperti karawitan, jaranan, dan kelompok seni lainnya. Dukungan diberikan melalui bantuan peralatan, seragam, serta anggaran kegiatan yang bersumber dari APBDes.

Sementara itu, Kapolsek Loa Kulu AKP Hari Supranoto menegaskan bahwa kepolisian mendukung penuh kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Kami berkomitmen melindungi generasi penerus dari bahaya miras, narkoba, dan berbagai bentuk pelanggaran hukum lainnya. Beberapa waktu lalu kami mengungkap kasus penyalahgunaan narkoba dengan pelaku usia produktif. Ini menjadi perhatian serius,” ungkapnya.

Ia menambahkan, Loa Kulu sebagai wilayah strategis dengan mobilitas masyarakat yang cukup tinggi memerlukan pengawasan bersama. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah desa dan kepolisian menjadi kunci dalam membangun lingkungan yang aman dan kondusif.

Melalui kegiatan rutin di Taman Literasi tersebut, diharapkan generasi muda Loa Kulu tumbuh menjadi pribadi yang kreatif, produktif, dan bangga terhadap desanya.

(Jie)

BACA JUGA