Onlineku.Info, Tenggarong – Setelah tujuh tahun vakum, Lanjong Art Festival kembali hadir membawa energi baru. Festival seni dua tahunan yang sempat menjadi perhatian nasional ini akan digelar pada 22–27 Agustus 2025 di Ladaya, Tenggarong, Kutai Kartanegara, sebagai penanda kebangkitan ekosistem seni pertunjukan daerah.
Dengan tema provokatif “Habis Barat Terbitlah Timur”, Lanjong edisi keenam memadukan pertunjukan teater dan seni kontemporer, menghadirkan seniman dari lima negara serta membuka ruang interaksi antar pelaku seni lokal maupun internasional.
Direktur Lanjong Foundation, Kosis, saat jumpa pers di Kong Djie Cafe, Jalan Gunung Gandek, Selasa (19/8/2025) memaparkan bahwa festival kali ini memberi perhatian khusus pada seni kontemporer sebagai bentuk respon terhadap perkembangan zaman.
“Kompetisi teater kami buka untuk umum dan terpilih 11 kelompok dari seluruh Indonesia dengan total 110 peserta. Semangatnya adalah membangun kembali ekosistem pertunjukan,” ungkapnya.
Festival ini ditopang oleh empat program utama: kompetisi teater, workshop lintas pengetahuan, eksibisi karya kontemporer, dan sarasehan seni. Mimi selaku Direktur Festival 2025 menjelaskan bahwa konsep Lanjong selalu berubah agar tetap relevan.
“Tahun ini semuanya dipusatkan di Kutai Kartanegara, rumah kita sendiri. Tema Habis Barat Terbitlah Timur menjadi refleksi dan provokasi agar generasi muda lebih percaya diri menggali identitas lokal,” jelas Mimi.
Ia mencontohkan fenomena anak muda yang lebih nyaman menggunakan istilah barat.
“Sekarang lebih sering memanggil ‘mama’ daripada ‘emek’. Padahal timur dan barat hanyalah arah,” tambahnya.
Kurator festival, Kang Abuy, menuturkan seniman dalam eksibisi dipilih melalui proses kurasi yang menekankan kelayakan karya untuk dihadirkan. Sejumlah nama besar turut bergabung seperti seniman butoh asal Singapura, komposer Maria Lazuria dari Brasil, serta kolaborator Jepang.
Puncak festival pada 27 Agustus akan menghadirkan karya kolaboratif lintas negara melibatkan Panji Sakti dan Mawang bersama seniman lokal.
Semua rangkaian acara seperti workshop, kolaborasi, sarasehan hingga pertunjukan dapat dinikmati masyarakat secara gratis. Festival ini turut berkolaborasi dengan ISBI Kaltim dan Universitas Mulawarman.
Pembukaan dijadwalkan pada 22 Agustus pukul 08.00 WITA dan puncak penutupan berlangsung pada malam 27 Agustus 2025. Lanjong Art Festival bukan sekadar hiburan, melainkan ruang refleksi serta upaya menghidupkan kembali gairah seni pertunjukan di Tenggarong. (Aji R)

