
Onlineku.Info, Kukar – Komitmen Kutai Kartanegara dalam membangun masa depan yang berkelanjutan kembali ditegaskan melalui langkah strategis Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kukar. Instansi tersebut kini memperkuat penetapan kawasan industri hijau di sejumlah kecamatan, dengan pendekatan yang menitikberatkan pada potensi lokal, tata ruang berkelanjutan, dan kesiapan investasi jangka panjang.
Sekretaris DLHK Kukar, Taufiq, menjelaskan bahwa setiap kecamatan memiliki karakteristik yang berbeda, sehingga pengembangan kawasan industri hijau harus disesuaikan dengan kekuatan masing-masing wilayah. Ada kecamatan yang berkembang sebagai sentra sawit, sebagian lain unggul pada budidaya perikanan dan tambak, sementara wilayah lain berorientasi pada sektor pertanian terpadu. Seluruh potensi tersebut kemudian menjadi dasar pembentukan kawasan terarah yang siap menyambut investor.
“Konsep ini bukan hanya menata ruang, tetapi juga mempermudah investor. Jika ada perusahaan yang ingin masuk, lahan yang mereka butuhkan sudah tersedia dan sudah melalui pertimbangan lingkungan,” kata Taufiq. Menurutnya, ketersediaan kawasan siap pakai akan mencegah pembangunan yang tidak terarah serta meminimalkan risiko konflik pemanfaatan ruang di kemudian hari.
Taufiq menekankan bahwa pembentukan kawasan industri hijau juga menjadi strategi memperkuat keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan. Setiap kegiatan industri yang beroperasi di dalam kawasan tersebut diwajibkan mengikuti standar lingkungan yang ketat, termasuk pengelolaan limbah, konservasi lahan penyangga, dan kepatuhan terhadap analisis dampak lingkungan.
DLHK Kukar turut memastikan bahwa setiap rencana usaha yang masuk akan melewati proses pengawasan berlapis. “Kami ingin memastikan bahwa investasi yang hadir membawa dampak positif, bukan merusak ekosistem. Kawasan industri hijau ini menjadi ruang aman bagi pertumbuhan ekonomi yang tetap menjaga keberlanjutan,” jelas Taufiq.
Melalui penetapan kawasan industri hijau ini, DLHK berharap kecamatan-kecamatan di Kukar dapat berkembang lebih terarah, efisien, dan berdaya saing. Selain membuka peluang ekonomi baru, langkah ini juga menjadi fondasi penting untuk memastikan pembangunan yang berlangsung tetap sejalan dengan prinsip keberlanjutan lingkungan.
Dengan kebijakan yang semakin matang dan pengawasan yang kuat, DLHK Kukar optimistis bahwa kawasan industri hijau akan menjadi model pembangunan yang mampu menjawab tantangan masa depan, sekaligus membawa manfaat bagi masyarakat dan kelestarian ekosistem daerah. (adv/dlhk)

