Onlineku.Info, Wonosari – Pemerintah Kabupaten Gunungkidul menggelar kegiatan Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintah Kalurahan se-Kabupaten Gunungkidul Tahun 2026. Kegiatan yang bertujuan memperkuat tata kelola pemerintahan di tingkat kalurahan ini berlangsung di Bangsal Sewokoprojo, Jumat (13/3/2026).
Acara tersebut dihadiri Kapolres Gunungkidul AKBP Damus Asa bersama Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Turut hadir Kepala Kejaksaan Negeri Wonosari Budhi Purwanto serta Sekretaris Daerah Gunungkidul Sri Suhartanta.
Kegiatan ini juga diikuti oleh 18 panewu dan 144 lurah dari seluruh wilayah Kabupaten Gunungkidul sebagai peserta utama dalam pembinaan tersebut.
Dalam kesempatan itu, Kapolres Gunungkidul memaparkan materi terkait penanganan pengaduan masyarakat serta pencegahan tindak pidana umum dalam penyelenggaraan pemerintahan kalurahan. Ia menegaskan bahwa pengawasan yang dilakukan pemerintah dan aparat penegak hukum bertujuan untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan sesuai aturan yang berlaku.
“Pengawasan ini bukan untuk mencari kesalahan, tetapi untuk memastikan penyelenggaraan pemerintahan berjalan efektif, efisien, dan sesuai regulasi,” ujar Damus Asa dalam paparannya.
Kapolres juga mengingatkan adanya potensi pelanggaran yang dapat terjadi di tingkat kalurahan, di antaranya praktik pungutan liar dalam pelayanan administrasi, penanganan sengketa masyarakat yang kurang optimal, hingga kemungkinan manipulasi data kependudukan atau dokumen resmi.
“Potensi pelanggaran dapat terjadi melalui pungutan liar dalam administrasi, penanganan sengketa warga yang kurang tepat, maupun manipulasi data kependudukan atau surat-surat resmi,” jelasnya.
Menurutnya, sejumlah persoalan hukum yang muncul di tingkat kalurahan sering kali bukan hanya disebabkan oleh niat jahat, tetapi juga karena kurangnya pemahaman terhadap prosedur administrasi serta lemahnya tertib pengelolaan data.
Sebagai langkah pencegahan, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul juga mendorong optimalisasi peran Bhabinkamtibmas dan Babinsa di setiap kalurahan untuk memperkuat pendampingan serta pengawasan di tingkat desa.
Di akhir pemaparannya, Kapolres Gunungkidul berpesan kepada seluruh lurah agar lebih berhati-hati dalam menjalankan tugas dan mampu menjadi pengayom bagi masyarakat.
“Bapak dan Ibu lurah diharapkan lebih berhati-hati dalam menjalankan tugas dan jadilah pengayom masyarakat yang baik, sehingga terhindar dari permasalahan hukum dalam menjalankan kewajiban,” pungkasnya.
(Jie)

