Dari Paket Kecil ke Ratusan Gram, Polsek Muara Wahau Ringkus Tiga Pengedar

Onlineku.Info, Kutai Timur – Aparat Kepolisian Sektor Muara Wahau berhasil mengungkap dugaan praktik peredaran narkotika jenis sabu yang diduga melibatkan jaringan lintas kecamatan. Dalam operasi yang digelar pada Minggu (22/2/2026), petugas mengamankan tiga orang tersangka serta barang bukti sabu dengan total berat lebih dari 225 gram.

 

Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat terkait aktivitas mencurigakan di Desa Wanasari, Kecamatan Muara Wahau. Menindaklanjuti informasi tersebut, tim yang dipimpin Kanit Reskrim IPDA Budiansyah melakukan penyelidikan hingga akhirnya mengamankan seorang pria berinisial S.

 

Dari tangan tersangka pertama, polisi menemukan satu paket kecil sabu seberat 0,61 gram. Meski dalam jumlah terbatas, temuan ini membuka jalan bagi pengembangan kasus lebih lanjut.

 

Hasil pemeriksaan mengarah pada tersangka kedua berinisial M yang berada di Desa Nehas Liah Bing. Dari pengembangan berikutnya, petugas bergerak ke Desa Marga Mulya, Kecamatan Kongbeng. Di lokasi ini, aparat menemukan empat paket sabu berukuran besar yang disimpan di dalam sebuah truk yang dikuasai tersangka.

 

Setelah ditimbang, total sabu yang diamankan dari tersangka M mencapai 221,73 gram, mengindikasikan dugaan peredaran dalam skala cukup besar.

 

Pengembangan lanjutan kembali membuahkan hasil. Polisi menangkap tersangka ketiga berinisial E di sebuah kamar hotel kawasan SP4 Desa Marga Mulya. Dari lokasi tersebut, disita empat paket sabu dengan berat sekitar 3,30 gram berikut sejumlah barang pendukung lainnya.

 

Secara keseluruhan, total barang bukti yang berhasil diamankan dari tiga lokasi berbeda melampaui 225 gram sabu. Ketiganya kini menjalani proses hukum di Mapolsek Muara Wahau.

 

Kapolsek Muara Wahau IPTU Sumartono, SH menegaskan bahwa pengungkapan ini tidak lepas dari peran aktif masyarakat dalam memberikan informasi.

 

“Kami akan terus melakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat,” ujarnya.

 

Sementara itu, Kapolres Kutai Timur AKBP Fauzan Arianto menyampaikan apresiasi terhadap jajaran yang terlibat dalam operasi tersebut. Ia menegaskan bahwa pemberantasan narkotika menjadi prioritas demi menjaga keamanan wilayah dan menyelamatkan generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkoba.

 

Penyidikan masih terus berlangsung untuk menelusuri alur distribusi dan pihak-pihak lain yang diduga terkait dalam jaringan tersebut. Kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan setiap aktivitas mencurigakan yang berpotensi mengganggu keamanan lingkungan.

 

(Jie)

BACA JUGA