Mobil Terseret Arus di Sungai Patek, WNA Malaysia Hilang Saat Hujan Deras

Onlineku.Info, Kutai Kartanegara — Upaya pencarian terhadap seorang warga negara Malaysia yang hilang di Sungai Patek, KM 32 Jalan Hauling KUD Beringin Mulia, Kecamatan Tabang, terus dikebut oleh tim gabungan sejak Jumat (21/11/2025). Korban hilang setelah kendaraan yang dikemudikannya terseret arus kuat pada Kamis malam di tengah kondisi hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut.

 

Korban diketahui bernama Wong Sie Tuong, karyawan PT Cahaya Riski Persada yang bergerak di bidang perkayuan. Saat kejadian, ia tengah melakukan perjalanan menuju Basecamp KM 35 bersama rekannya, Hardie, menggunakan mobil Toyota Hilux KT 8689 NO. Di perjalanan, mereka sempat beriringan dengan dua rekan lainnya, yaitu Ahmad Ribut Maulana dan Sarbani, sebelum mencapai penyeberangan Sungai Patek.

 

Hujan yang tak kunjung reda membuat debit sungai naik secara signifikan. Meski arus besar terlihat jelas, korban tetap memutuskan mencoba menyeberang. Saat mobil berada di tengah aliran sungai, arus kuat membuat kendaraan oleng dan air mulai masuk ke dalam kabin. Dalam momen genting itu, Hardie sempat meminta korban keluar dari kendaraan, namun Wong tetap bertahan memegang setir ketika arus semakin menghantam.

 

Beberapa saat kemudian, mobil terseret deras hingga hilang dalam kegelapan malam. Hardie serta dua saksi lain berhasil menyelamatkan diri dan mencoba mencari korban pada pagi harinya. Hasil pencarian awal menemukan mobil Hilux tersebut dalam kondisi terbalik sekitar 100 meter dari lokasi awal, namun korban tidak berada di sekitar kendaraan.

 

Laporan warga segera diterima Polsek Tabang, dan Kapolsek Tabang IPTU Aldino Subroto memimpin langsung tim menuju lokasi melalui jalur darat dan air. Setibanya di lokasi sekitar pukul 16.15 WITA, petugas melakukan penyisiran hingga dua kilometer ke arah hilir.

“Pencarian masih berlanjut dan kami fokus memperluas area di sepanjang aliran sungai,” ujar IPTU Aldino.

 

Dari sisi lain, sektor pemadam kebakaran Tabang juga ikut terlibat. Ferdi Hendrian, Kepala Pos Damkarmatan Tabang, menyampaikan bahwa timnya telah berada di lokasi sejak pagi bersama personel KUD Beringin Mulia serta menunggu kedatangan Basarnas yang turut memperkuat operasi pencarian.

“Anggota sudah menyisir area dan memastikan jalur aman untuk memperluas pencarian,” jelasnya.

 

Barang-barang diduga milik korban seperti sandal, celana, spion, dan topi telah ditemukan di sekitar area sungai. Namun hingga Sabtu (22/11/2025), keberadaan Wong masih belum diketahui. Cuaca yang tidak bersahabat dan medan sulit membuat proses pencarian harus dilakukan dengan sangat hati-hati mengingat jarak tempuh menuju lokasi bahkan mencapai tiga jam dari Polsek Tabang.

(Aji R)

BACA JUGA