Kunjungi Loa Kulu, Rita Widyasari Disambut Antusias Warga dan Pemerintah Desa

Foto; Istimewa
Foto; Istimewa

Onlineku.info, Kutai Kartanegara โ€“ Kehadiran Rita Widyasari di Taman Kota Loa Kulu, Kecamatan Loa Kulu, Sabtu (18/7/2026), disambut antusias pemerintah desa dan masyarakat. Dalam kesempatan itu, Kepala Desa Loa Kulu Kota Muhammad Rizali berharap kunjungan tersebut menjadi awal terjalinnya kolaborasi untuk mendukung pembangunan dan pengembangan potensi daerah.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolsek Loa Kulu AKP Hari Supranoto, Komunitas Seni Kecamatan Loa Kulu, serta ratusan masyarakat yang memadati lokasi acara.

Dalam sambutannya, Rizali menyampaikan apresiasi atas kehadiran Rita Widyasari yang dinilai menjadi kehormatan bagi masyarakat Loa Kulu.

“Atas nama Pemerintah Desa Loa Kulu, kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran Ibu Rita Widyasari. Kehadiran beliau menjadi kebanggaan bagi masyarakat kami,” ujar Rizali.

Ia juga mengenang sejumlah pembangunan yang pernah dilakukan saat Rita Widyasari memimpin Kutai Kartanegara. Salah satunya penetapan lokasi pembangunan jembatan di kawasan Loa Kulu yang, menurutnya, menjadi bagian dari upaya pengembangan wilayah.

Rizali mengatakan, kawasan yang sebelumnya belum termanfaatkan kini mulai ditata secara bertahap menjadi ruang publik melalui kerja sama pemerintah desa bersama masyarakat.

Selain itu, ia mengungkapkan bahwa Loa Kulu akan menggelar sejumlah agenda mulai Agustus hingga November 2026. Di antaranya Festival Budaya Loa Kulu yang tahun ini direncanakan berlangsung lebih meriah, serta kegiatan Seribu Tumpeng yang akan digelar bersama Polsek Loa Kulu dalam rangka memeriahkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Menurutnya, rangkaian kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sarana memperkenalkan potensi daerah kepada masyarakat luas.

Rizali menambahkan, Loa Kulu merupakan salah satu sentra perikanan di Kutai Kartanegara dengan produksi yang mencapai ratusan ton setiap hari. Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk menjaga kelestarian Sungai Mahakam dengan tidak membuang sampah, menggunakan racun, maupun menyetrum ikan saat menangkap hasil perairan.

“Melalui Festival Budaya, kami juga ingin mengajak masyarakat semakin peduli terhadap Sungai Mahakam. Menjaga kebersihan sungai dan kelestarian ekosistemnya merupakan tanggung jawab kita bersama,” katanya.

Di akhir sambutannya, Rizali berharap kunjungan Rita Widyasari tidak berhenti pada kegiatan tersebut, tetapi menjadi awal terjalinnya silaturahmi dan kolaborasi yang lebih erat.

“Mudah-mudahan ini bukan menjadi kunjungan terakhir. Kami berharap ini menjadi awal yang baik untuk terus bersama-sama membangun dan memajukan Loa Kulu,” tutupnya. (Danny)

BACA JUGA