Dari Balikpapan ke Istana, Panji Sukma Nugraha Raih Jabatan Strategis di KSP

Panji Sukma Nugraha bersama Staf Kantor Presiden Republik Indonesia

Catatan Rizal Effendi

Onlineku.Info, Balikpapan – Ini perlu diketahui Gubernur Haji Rudy Mas’ud (HARUM). Ada putra daerah asal Balikpapan yang berhasil mengharumkan marwah Kalimantan Timur. Ia sukses menembus lingkaran Istana Presiden. Sosok tersebut adalah Panji Sukma Nugraha, yang baru saja diangkat sebagai */Tenaga Ahli Utama sekaligus Juru Bicara (Jubir) Kantor Staf Presiden (KSP) Republik Indonesia.

 

KSP merupakan lembaga nonstruktural yang sangat bergengsi. Kedudukannya langsung berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden. Saat ini, Presiden Prabowo Subianto memberikan kepercayaan kepada Muhammad Qodari sebagai Kepala KSP. Sebelumnya, Qodari dikenal luas sebagai pengamat politik sekaligus pendiri lembaga survei Indo Barometer (IB).

 

Kepala KSP adalah jabatan setingkat menteri yang memimpin pelaksanaan tugas untuk memberikan dukungan kepada Presiden dan Wakil Presiden dalam melaksanakan pengendalian program-program prioritas nasional, komunikasi politik, serta pengelolaan isu strategis.

 

Saya sendiri baru mengetahui Panji masuk KSP setelah melihat unggahan Rektor Universitas Mulawarman, Prof. Abdunnur, yang mengucapkan selamat atas prestasi tersebut. Kebetulan, Panji merupakan alumnus S2 Magister Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman (FEB Unmul) angkatan 2019.

 

Rasanya ini menjadi salah satu momen langka, bahkan mungkin pertama kalinya, putra Kalimantan Timur mendapat kesempatan berkarier di lingkaran Istana. Tentu kapasitas dan integritasnya sudah teruji. Sebab, tidak mudah menjadi juru bicara Presiden. Dibutuhkan pengetahuan, wawasan yang luas, serta kemampuan menangkap dan menerjemahkan kebijakan Presiden secara tepat.

 

Kantor KSP sendiri berlokasi di Gedung Bina Graha, Jalan Veteran No. 16, Jakarta Pusat, yang berada di dalam kompleks Istana Kepresidenan. Pada era Soeharto, gedung ini sangat populer karena menjadi pusat kendali pemerintahan sehari-hari.

 

Panji lahir di Balikpapan, 24 Juni 1991. Di usianya yang baru 34 tahun, ia telah menorehkan prestasi yang membanggakan. Ia merupakan anak kedua dari lima bersaudara, lahir dari keluarga sederhana, dan tumbuh besar bersama neneknya.

 

Ayah sambungnya bekerja sebagai tukang parkir sekaligus sambilan servis televisi. “Makanya saya memilih sekolah kejuruan dan kuliah di jurusan teknik elektro,” jelasnya.

 

Pendidikan dasar hingga S1 ditempuh di Balikpapan. Setelah lulus dari SDN 011, ia melanjutkan ke SMPN 6, kemudian SMKN 1. Ia bahkan nyaris putus sekolah. Berkat beasiswa dari perusahaan, Panji akhirnya dapat melanjutkan kuliah di Jurusan Teknik Elektro Universitas Balikpapan.

 

Setelah meraih gelar sarjana, ia melanjutkan studi Magister Manajemen di FEB Universitas Mulawarman, Samarinda.

 

Teman-temannya mengenal Panji sebagai sosok cerdas dan aktif berorganisasi. Ia kerap menjadi ketua kelas, aktif di Pramuka, serta tim sepak bola sekolah yang beberapa kali menjuarai turnamen.

 

Gelar insinyur diraihnya dengan predikat cumlaude dan IPK 3,54. Prestasi lebih tinggi bahkan ia capai saat menempuh S2 dengan IPK 3,93, nyaris sempurna.

 

Selama kuliah, Panji pernah menjabat sebagai Ketua Himpunan Mahasiswa Teknik Elektro. Ia juga aktif di organisasi ekstra kampus, termasuk pernah menjadi Bendahara Umum Pengurus Besar PMII, serta sebelumnya menjabat Ketua PKC PMII Kaltim-Kaltara.

 

Dalam dunia profesional, Panji pernah berkarier sebagai manajer di PT SatNetCom, Direktur General Penta, GM PT Aneka Hasil Bumi, hingga mendirikan Nusantara Preneur ID.

 

Keaktifannya yang multitalenta juga membawanya dipercaya masuk jajaran pengurus pusat HIPMI, Wakil Sekretaris Jenderal Persatuan Insinyur Indonesia, serta Wakil Bendahara Umum Forum Organisasi Profesi Indonesia.

 

Saat dihubungi, Panji mengungkapkan dirinya mulai aktif menjalankan tugas sejak awal April.

 

“Alhamdulillah saya lulus dan mulai menjalankan tugas sejak 6 April 2026 berdasarkan SK yang ditandatangani Kepala KSP, Pak Muhammad Qodari,” kata Panji.

 

Sebagai Tenaga Ahli Utama sekaligus Juru Bicara, tugasnya adalah mengawal isu-isu strategis dan program prioritas pemerintah, sekaligus memastikan komunikasi kebijakan kepada publik tersampaikan secara utuh, berbasis data, dan mudah dipahami masyarakat.

 

Masuknya Panji ke KSP menjadi bukti bahwa putra daerah Kalimantan Timur mampu bersaing di tingkat nasional, bahkan hingga menembus lingkaran Istana Presiden.

 

(Jie)

BACA JUGA