WBP Lapas Perempuan Tenggarong Diajak Pahami Risiko Obesitas dan Pentingnya Hidup Sehat

Lapas Perempuan 2A Tenggarong melakukan penyuluhan kepada WBP (Dok Hum Lapas Perempuan 2A Tenggarong)

Onlineku.Info, Tenggarong – Petugas Klinik Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Tenggarong memberikan penyuluhan kesehatan kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya menjaga kesehatan selama menjalani masa pembinaan. Sabtu (26/9/26).

 

Dalam kegiatan tersebut, WBP mendapatkan edukasi mengenai obesitas, mulai dari pengertian, faktor penyebab, tanda dan gejala, hingga berbagai langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah serta mengurangi risiko obesitas.

 

Penyuluhan dikemas secara informatif dan interaktif. WBP tidak hanya menerima materi yang disampaikan petugas klinik, tetapi juga diberikan kesempatan untuk bertanya dan berdiskusi mengenai pola hidup sehat serta berbagai persoalan kesehatan yang berkaitan dengan obesitas.

 

Antusiasme terlihat dari sejumlah WBP yang aktif menyampaikan pertanyaan selama kegiatan berlangsung. Diskusi tersebut menjadi ruang bagi WBP untuk memahami materi secara lebih dekat dan mengaitkannya dengan kebiasaan sehari-hari.

 

Petugas klinik juga mengajak WBP untuk mulai menerapkan pola hidup sehat melalui konsumsi makanan bergizi dan seimbang, menjaga aktivitas fisik, serta memperhatikan kondisi kesehatan secara berkala.

 

Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Tenggarong, Riva Dilyanti, mengatakan penyuluhan kesehatan merupakan bagian penting dalam mendukung pemenuhan hak kesehatan warga binaan.

 

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan pemahaman kepada warga binaan bahwa menjaga kesehatan bukan hanya ketika sudah mengalami gangguan kesehatan, tetapi juga bagaimana kita bisa mencegahnya sejak dini melalui pola hidup yang sehat,” ujar Riva.

 

Menurutnya, edukasi kesehatan perlu dilakukan secara berkelanjutan agar WBP memiliki pengetahuan yang cukup untuk menjaga kondisi tubuh selama berada di lingkungan pemasyarakatan.

 

“Kami berharap warga binaan dapat memahami informasi yang diberikan dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam menjaga pola makan, melakukan aktivitas fisik dan memperhatikan kondisi kesehatan masing-masing,” lanjutnya.

 

Riva menambahkan, pihaknya akan terus mendorong berbagai kegiatan edukasi dan pelayanan kesehatan bagi WBP sebagai bagian dari pembinaan yang menyeluruh.

 

“Kesehatan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari proses pembinaan. Karena itu, kami terus berupaya memberikan pelayanan dan edukasi yang mudah dipahami serta bermanfaat bagi seluruh warga binaan,” pungkasnya.

 

Melalui penyuluhan tersebut, Klinik Lapas Perempuan Tenggarong tidak hanya berupaya memberikan informasi mengenai obesitas, tetapi juga membangun kesadaran WBP agar lebih peduli terhadap kesehatan dan mulai menerapkan kebiasaan hidup sehat.

 

Dengan pengetahuan yang memadai, WBP diharapkan mampu mengenali faktor risiko obesitas sejak dini dan mengambil langkah pencegahan melalui kebiasaan yang lebih sehat selama menjalani masa pembinaan.

 

(Jie)

BACA JUGA