Onlineku.Info, Tenggarong – Keberhasilan Nur Lina, pemancing asal Samarinda, menjadi sorotan dalam Lomba Mancing Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar Polres Kutai Kartanegara (Kukar) di Pemancingan Rocky 2HS, Sabtu (21/6/2026). Pasalnya, ia menjadi satu-satunya peserta perempuan yang berhasil meraih juara pertama di tengah persaingan puluhan pemancing lainnya.
Ajang yang merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tersebut diikuti sebanyak 46 peserta dari Kutai Kartanegara dan Samarinda. Mayoritas peserta merupakan laki-laki, namun Nur Lina justru tampil sebagai yang terbaik dan berhasil membawa pulang hadiah utama berupa satu unit motor listrik.
Meski sukses menjadi juara, Nur Lina mengaku tidak memiliki strategi khusus selama perlombaan berlangsung. Menurutnya, keberhasilannya lebih banyak ditentukan oleh keberuntungan.
“Kalau kuncinya sebenarnya hoki saja. Tidak ada yang khusus,” ujarnya sambil tersenyum usai menerima penghargaan.
Nur Lina menuturkan bahwa dirinya sudah cukup sering mengikuti lomba mancing, termasuk di wilayah Tenggarong. Pengalaman tersebut membuatnya tidak canggung saat harus bersaing dengan peserta lainnya.
“Saya sudah sering ikut lomba mancing. Kalau di Tenggarong sendiri sudah beberapa kali ikut. Kebetulan hari ini diundang, jadi saya ikut berpartisipasi,” katanya.
Keberhasilan Nur Lina menjadi bukti bahwa hobi memancing tidak hanya identik dengan kaum pria. Dengan kesabaran, ketelitian, dan pengalaman yang dimiliki, perempuan pun mampu bersaing dan meraih hasil terbaik dalam kompetisi memancing.
Wakapolres Kukar, Kompol Faris, mengatakan hasil perlombaan tahun ini menjadi salah satu hal menarik karena juara utama berhasil diraih oleh peserta perempuan.
“Pesertanya ada 46 orang, terdiri dari laki-laki dan perempuan. Dan untuk juara satu tahun ini diraih oleh peserta perempuan,” ujarnya.
Kompol Faris menjelaskan, lomba mancing tersebut merupakan salah satu kegiatan yang melibatkan masyarakat dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.
Usai menerima hadiah, Nur Lina menyampaikan apresiasi kepada Polres Kukar yang telah memberikan ruang bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Polres Kutai Kartanegara yang sudah mengadakan kegiatan ini dalam rangka Hari Bhayangkara. Semoga ke depannya Polri semakin maju dan semakin baik,” tuturnya.
Keberhasilan Nur Lina menjadi cerita menarik dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tahun ini. Di tengah dominasi peserta laki-laki, perempuan asal Samarinda tersebut berhasil membuktikan kemampuannya dan keluar sebagai juara utama, sekaligus menginspirasi bahwa dunia memancing terbuka bagi siapa saja tanpa memandang gender.
(Jie)
