Relokasi Tahun Ini, Pedagang Pasar Seni Dapat Prioritas di Pujasera Baru

Onlineku.Info, Tenggarong – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara memastikan pedagang dan pelaku UMKM yang saat ini berjualan di kawasan Pasar Seni akan mendapatkan prioritas untuk menempati lapak di kawasan pujasera baru pada tahun ini.

 

Kebijakan tersebut disampaikan Wakil Bupati Kutai Kartanegara, Rendi Solihin, sebagai bagian dari rencana penataan kawasan sekitar Kedaton, museum, dan area sekitarnya.

 

Menurut Rendi saat diwawancarai setelah acara kumpul komunitas ekstrem di Skatepark Pujasera, relokasi pedagang Pasar Seni merupakan tindak lanjut dari arahan Bupati agar penataan kawasan tetap berjalan tanpa mengabaikan keberlangsungan usaha masyarakat.

 

“Pelaku UMKM, khususnya yang direlokasi dari Pasar Seni, nanti akan mendapat prioritas tempat di sini,” ujarnya. Senin (30/3/26).

 

Ia menjelaskan, proses relokasi ditargetkan berlangsung pada tahun ini. Namun, pelaksanaannya tetap menunggu kesepakatan bersama dari seluruh pedagang agar perpindahan dapat berjalan lancar dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

 

“Pada tahun ini juga, tapi itu harus semuanya sepakat. Jangan sampai ada yang mau, ada yang tidak, nanti jadi susah,” katanya.

 

Rendi menegaskan pemerintah daerah tidak akan memaksakan relokasi jika para pedagang belum mencapai kesepakatan. Meski demikian, apabila seluruh pihak setuju, pemerintah siap memberikan prioritas lapak di pujasera baru.

 

“Kalau memang mau, kami akan prioritaskan tempat di sini, itu perintah dari Pak Bupati,” tegasnya.

 

Selain membahas relokasi, ia juga menepis isu yang beredar di masyarakat terkait kabar bahwa seluruh lapak di pujasera telah habis terjual atau dibooking oleh pihak tertentu.

 

Menurutnya, informasi tersebut tidak benar dan merupakan hoaks.

 

“Itu hoaks. Kami sudah konfirmasi ke bidang UMKM bahwa belum ada satu pun lapak yang terisi oleh tenant,” jelasnya.

 

Ia memastikan seluruh proses pengisian lapak nantinya akan dilakukan secara terbuka dan transparan agar masyarakat, khususnya pelaku UMKM, mendapatkan kesempatan yang sama.

 

“Kami pasti akan informasikan secara terbuka melalui media sosial kami ataupun dinas terkait agar prosesnya jelas untuk masyarakat,” ujarnya.

 

Rendi berharap keberadaan pujasera baru nantinya dapat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus memberikan tempat usaha yang lebih representatif bagi pedagang Pasar Seni.

 

Dengan adanya prioritas relokasi ini, pemerintah daerah ingin memastikan proses penataan kawasan tetap berjalan seiring dengan perlindungan terhadap mata pencaharian pelaku UMKM lokal.

 

(Jie)

BACA JUGA