Ragam Tarian Keraton Kutai Dari Kanjar Laki hingga Tari Topeng Kemindu

Onlineku.Info, Kutai Kartanegara – Keraton Kutai masih menjaga kelestarian ragam tari tradisi yang menjadi bagian penting dari upacara adat dan prosesi sakral. Tarian di lingkungan keraton tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga mengandung nilai spiritual serta filosofi mendalam. Jumat (26/9/25).

Beberapa jenis tarian yang sering ditampilkan antara lain Kanjar Bini dan Kanjar Laki, yang biasanya dibawakan dalam upacara adat besar. Selain itu, terdapat Tari Topeng Kemindu, sebuah tarian khusus yang umumnya hadir pada saat malam bergelar Kemindu dalam rangkaian Festival Erau. Namun, tarian ini juga dapat dipentaskan dalam berbagai kesempatan, seperti penyambutan tamu kehormatan atau pernikahan adat.

 

Aji Nila pelatih Tari, menjelaskan bahwa setiap tarian memiliki konteks penampilan yang berbeda.

“Untuk Tari Topeng Kemindu itu biasanya dibawakan saat malam bergelar dalam Erau, tapi bisa juga ditampilkan untuk acara lain seperti pernikahan, penyambutan tamu, atau upacara adat tertentu. Jadi tergantung permintaan, tapi yang paling sakral tetap pada saat Erau,” ungkapnya.

Menurutnya, di setiap acara Erau biasanya selalu ada tarian yang ditampilkan, meski tidak harus semuanya. Namun, ada beberapa tarian yang dianggap wajib.

“Tari Ganjur misalnya, itu harus ditari-kan setiap malam, kecuali pada malam khusus bergelar Sultan Ketayongan. Sementara yang paling sakral adalah tarian yang ditarikan oleh dewa, seperti Dewa Joget Kipas atau Dewa Tari. Itu posisinya sakral, simbol kekuatan spiritual keraton,” jelasnya.

Kekayaan tari Keraton Kutai menunjukkan bahwa seni bukan sekadar hiburan, melainkan juga media perantara nilai, doa, serta identitas budaya masyarakat Kutai Kartanegara.

(Aji R)

BACA JUGA