Pemkab Mahulu Susun Rencana Induk Pengelolaan Sampah, Perkuat Pembangunan Berkelanjutan

foto: Sekda Mahulu membacakan sambutan Bupati Mahulu dalam agenda RIPS Mahulu (Prokopim Mahulu)

Onlineku.Info, Mahakam Ulu โ€“ Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mahakam Ulu (Mahulu) mulai menyusun Dokumen Rencana Induk Pengelolaan Sampah (RIPS) sebagai acuan dalam mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang terarah, terpadu, dan berkelanjutan. Penyusunan dokumen tersebut diawali melalui Seminar Awal RIPS yang digelar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Mahulu di Ballroom Lantai III Kantor Bupati Mahulu.

 

Seminar dibuka oleh Sekretaris Daerah Mahulu, Stephanus Madang, yang hadir mewakili Bupati Mahulu Angela Idang Belawan. Kegiatan ini menjadi wadah konsultasi sekaligus koordinasi antara pemerintah daerah, akademisi, serta para pemangku kepentingan untuk menghimpun berbagai masukan dalam penyusunan dokumen tersebut. Jumat (24/7/26).

 

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Sekda, ditegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh pertumbuhan ekonomi maupun pembangunan infrastruktur, tetapi juga oleh kemampuan pemerintah menjaga kualitas lingkungan hidup.

 

Menurutnya, pengelolaan sampah kini telah menjadi bagian penting dari pembangunan berkelanjutan. Lingkungan yang bersih dan sehat dinilai mampu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, menjaga kelestarian sumber daya alam, sekaligus memperkuat daya tarik daerah.

 

“Dokumen ini tidak boleh berhenti sebagai dokumen administratif semata, tetapi harus menjadi dasar dalam pengambilan kebijakan, penyusunan program, serta pelaksanaan pengelolaan sampah yang dapat diterapkan sesuai dengan kondisi dan karakteristik Kabupaten Mahakam Ulu,” ujar Bupati dalam sambutan yang dibacakan Sekda.

 

Bupati juga mengingatkan bahwa Mahakam Ulu memiliki posisi strategis sebagai salah satu kawasan penyangga kelestarian lingkungan. Karena itu, setiap kebijakan pembangunan harus tetap menjaga keseimbangan antara kemajuan daerah dengan upaya pelestarian alam agar manfaatnya dapat dirasakan hingga generasi mendatang.

 

Lebih lanjut, Sekda menekankan bahwa pengelolaan sampah merupakan tanggung jawab bersama. Keberhasilannya tidak hanya bergantung pada Dinas Lingkungan Hidup, tetapi juga membutuhkan dukungan seluruh organisasi perangkat daerah, pemerintah kampung, pelaku usaha, hingga masyarakat.

 

Melalui seminar ini, peserta diharapkan dapat menyatukan persepsi serta memberikan berbagai masukan yang konstruktif guna menyempurnakan Dokumen RIPS. Hasil penyusunan dokumen tersebut nantinya akan menjadi pedoman dalam merancang kebijakan dan program pengelolaan sampah yang sesuai dengan kebutuhan serta karakteristik wilayah Mahakam Ulu.

 

Pada kesempatan itu, Pemkab Mahulu juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Lingkungan Hidup dan Tim Tenaga Ahli Universitas Mulawarman yang mendampingi proses penyusunan RIPS. Dokumen tersebut diharapkan mampu menjadi landasan dalam mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif, terintegrasi, dan berkelanjutan sebagai bagian dari visi “Mahulu Melaju: Maju, Merata, Berkelanjutan.”

 

Kegiatan ini turut dihadiri Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Agustinus Teguh Santoso, Kepala DLH Mahulu Solman, Kepala Pelaksana BPBD Mahulu Agus Darmawan, Camat Long Bagun Bonifasius, Tenaga Ahli Universitas Mulawarman Juli Nurdiana, serta sejumlah kepala perangkat daerah dan peserta seminar lainnya.

 

(Adv/Mahakam Ulu)

BACA JUGA