Onlineku.Info, Tangerang – Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mahakam Ulu (Mahulu) dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan nasional kembali ditegaskan melalui partisipasi dalam penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) lahan untuk pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT). Kegiatan yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah tersebut berlangsung di Hotel Episode Gading Serpong, Tangerang, Senin (3/8/26).
Bupati Mahakam Ulu, Angela Idang Belawan, hadir langsung dalam agenda nasional tersebut bersama para kepala daerah dari berbagai wilayah di Indonesia. Turut hadir Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Suharti, Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar dan Nonformal dan Informal Gatot Suharwoto, Inspektur Jenderal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Faisal Syahrul, Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Pendidikan Kemenko PMK RI Ojat Darojat, Staf Khusus Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Bidang Peningkatan STEM dan Kompetensi Guru Maila Dinia Husni Rahiem, serta Setditjen Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Eko Susanto,
Keikutsertaan Pemkab Mahulu dalam penandatanganan NPHD merupakan bentuk dukungan terhadap implementasi Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2026 tentang percepatan peningkatan mutu pendidikan melalui pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi yang modern, terintegrasi, dan berstandar nasional.
Bupati Mahakam Ulu Angela Idang Belawan mengatakan, penyediaan lahan untuk pembangunan SNT menjadi langkah konkret pemerintah daerah dalam memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan yang berkualitas.
“Kami menyambut baik dan mendukung penuh program Sekolah Nasional Terintegrasi ini. Penyediaan lahan oleh Pemerintah Kabupaten Mahulu merupakan bentuk komitmen kami dalam memastikan akses pendidikan yang lebih berkualitas dan merata bagi masyarakat,” ujarnya.
Angela menjelaskan, proses sertifikasi lahan saat ini masih berlangsung dan menjadi prioritas pemerintah daerah agar pembangunan dapat segera dimulai sesuai jadwal yang telah direncanakan.
“Puji Tuhan kegiatan ini berjalan lancar. Walaupun sertifikat lahan belum selesai, kami berkomitmen mempercepat penyelesaiannya dan menargetkan rampung pada akhir Agustus. Dengan demikian, pembangunan SNT dapat dimulai sekitar bulan Oktober,” katanya.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Mahulu telah berkoordinasi dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) guna mempercepat seluruh tahapan administrasi.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Kementerian ATR/BPN dan menyampaikan kondisi serta kendala di Mahulu. Pemerintah pusat sangat mendukung dan siap membantu percepatan proses yang sedang berjalan. Saat ini tahapan sertifikasi sudah memasuki proses pengukuran dan akan dilanjutkan ke tahap berikutnya,” jelasnya.
Angela optimistis seluruh proses dapat diselesaikan tepat waktu sehingga pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi segera terealisasi. Kehadiran sekolah tersebut diharapkan mampu menghadirkan layanan pendidikan yang lebih berkualitas dengan sarana dan prasarana yang modern bagi generasi muda Mahakam Ulu.
Penandatanganan NPHD ini menjadi langkah penting dalam memperkuat sinergi pemerintah pusat dan daerah untuk mempercepat pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemerataan akses pendidikan.
Turut mendampingi Bupati Mahakam Ulu dalam kegiatan tersebut Ketua TP3D Mahulu, Bagian Hukum Setkab Mahulu, serta Bappelitbangda Mahulu.
(Adv/Mahakam Ulu)
