Onlineku.Info, Tenggarong — PT Mahakam Gerbang Raja Migas (MGRM) menandatangani kerja sama dengan PT Bayu Buana Gemilang dan PT Citra Nusantara Gemilang Tbk untuk memperkuat pengembangan bisnis gas di Kutai Kartanegara.
Kerja sama ini menjadi bagian dari langkah Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara dalam mendorong perusahaan daerah agar lebih berperan aktif dalam pengelolaan sumber daya energi.
Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri, mengatakan penguatan peran perusahaan daerah penting agar potensi sumber daya alam yang ada tidak hanya memberikan manfaat tidak langsung bagi daerah.
“Selama ini kita melihat perusahaan daerah belum terlibat langsung dalam pengelolaan sektor strategis. Ke depan, kita ingin perusda bisa menjadi pelaku usaha, khususnya di sektor gas,” ujarnya. Saat diwawancarai setelah acara pisah sambut Kalapas Tenggarong (17/4/26).
Ia menyebut potensi gas di Kutai Kartanegara akan mulai berkembang dalam beberapa tahun ke depan, seiring rencana produksi yang diperkirakan berjalan pada 2027 hingga 2028, termasuk jaringan pipa yang melintasi wilayah Kukar.
Menurutnya, tanpa kesiapan sejak dini, daerah hanya akan menjadi penonton dan tidak memperoleh nilai tambah optimal dari potensi tersebut.
“Kita tidak ingin hanya menerima participating interest, tetapi juga terlibat langsung dalam bisnisnya,” tegasnya.
Pemkab Kukar juga menyadari keterbatasan kapasitas teknis perusahaan daerah. Karena itu, kolaborasi dengan mitra yang berpengalaman dinilai menjadi langkah strategis.
Melalui kerja sama ini, MGRM diharapkan tidak hanya menjalankan bisnis, tetapi juga mendapatkan pendampingan dan transfer pengetahuan di sektor gas.
Selain itu, pemerintah daerah tengah mengupayakan alokasi gas melalui pemerintah pusat dengan berkoordinasi bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta SKK Migas.
Upaya tersebut diharapkan membuka peluang bagi daerah untuk mengelola potensi gas yang ada maupun yang melintasi wilayahnya.
“Harapannya, potensi gas ini bisa memberi nilai tambah dan berdampak langsung pada peningkatan pendapatan asli daerah,” tutupnya.
(Jie)

