Muara Jawa Fokus Layani Warga Rentan lewat Perekaman E-KTP Keliling

Onlineku.Info, Kukar – Layanan administrasi kependudukan di Kecamatan Muara Jawa kini makin berpihak kepada kelompok rentan. Melalui inovasi perekaman E-KTP keliling, warga lansia, penyandang disabilitas, serta penduduk pelosok mendapat kemudahan dalam mengurus dokumen kependudukan.

Program jemput bola ini resmi bergulir sejak 19 Mei 2025 di Gedung Asta Brata. Pelaksanaannya merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kecamatan Muara Jawa dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kutai Kartanegara, dengan dukungan teknologi Mobile Enrollment.

Camat Muara Jawa, Muhammad Ramli, menegaskan bahwa layanan ini dirancang agar seluruh warga, termasuk yang memiliki keterbatasan mobilitas, bisa merasakan kehadiran negara lewat pelayanan publik.

“Kami ingin memastikan tak ada warga yang tertinggal dalam mendapatkan hak administratifnya,” ujar Ramli saat meresmikan program.

Ramli mengungkapkan bahwa selama ini masih banyak warga di pelosok yang menghadapi berbagai kendala saat hendak mengurus E-KTP. Jarak tempuh yang jauh, keterbatasan transportasi, hingga kondisi kesehatan sering menjadi penghambat.

“Melalui layanan keliling ini, petugas kami yang akan datang langsung ke lokasi warga. Ini solusi konkret atas kendala geografis yang ada,” jelasnya.

Teknologi Mobile Enrollment yang digunakan dalam program ini memungkinkan proses perekaman E-KTP dilakukan secara praktis di berbagai lokasi, bahkan di daerah yang sulit dijangkau.

Menurut Ramli, kehadiran data kependudukan yang akurat juga sangat vital dalam perencanaan pembangunan di tingkat kecamatan.

“Administrasi yang tertib adalah fondasi utama bagi program-program pembangunan. Data yang valid memungkinkan kami merancang kegiatan yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” paparnya.

Program yang diberi nama SERDADU PROP_KEMAS ini melibatkan peran aktif dari RT, RW, kelurahan, serta tim teknis kecamatan. Mereka bekerja sama untuk mendata warga dan memastikan semua lapisan masyarakat dapat terlayani.

Salah satu keunggulan dari layanan ini ialah menjangkau kelompok yang selama ini sering terabaikan dalam layanan administrasi, seperti warga lanjut usia dan penyandang disabilitas.

“Dengan sistem jemput bola, mereka tak lagi perlu bersusah payah ke kantor kecamatan. Ini upaya kami untuk mewujudkan pelayanan yang humanis dan berkeadilan,” tegas Ramli.

Langkah ini juga mendapat apresiasi dari warga yang selama ini merasa kesulitan dalam mengakses layanan kependudukan.

Selain mempermudah pengurusan E-KTP, data yang dikumpulkan lewat program ini akan digunakan sebagai acuan dalam penguatan berbagai program jaminan sosial dan pemberdayaan masyarakat.

Ramli berharap, inisiatif kecil ini bisa membawa dampak besar bagi kehidupan warga.

“Semoga program ini memberi manfaat nyata dan mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat,” pungkasnya. (ADV/DISKOMINFO).

BACA JUGA