Onlineku.Info, SANGKULIRANG – Raut lega tampak jelas di wajah Kapolres Kutai Timur, AKBP Fauzan Arianto. Di teras sebuah rumah di wilayah Sangkulirang, ia berdiri di tengah para personelnya usai memastikan empat tahanan yang sempat kabur dari sel Polsek Sangkulirang berhasil diamankan kembali.
Misi pengejaran yang berlangsung dalam suasana penuh tekanan itu akhirnya tuntas. Beban berat yang selama beberapa hari terakhir dirasakan jajaran Polres Kutim pun perlahan terangkat.
“Rasanya enggak bisa ngomong lagi,” ucap AKBP Fauzan dengan suara sedikit bergetar, sembari menepuk dada kirinya, menandai luapan rasa syukur dan lega.
Di hadapan tim gabungan yang terlibat langsung dalam perburuan, Kapolres menyampaikan ungkapan yang menggambarkan berakhirnya masa-masa sulit tersebut. “Akhirnya, mendung sudah terbit cerah di hati. Alhamdulillah,” katanya, disambut tepuk tangan para personel.
AKBP Fauzan menegaskan bahwa keberhasilan ini bukan sekadar soal tertangkapnya kembali para tahanan, melainkan juga menyangkut tanggung jawab dan kehormatan institusi. Ia mengungkapkan, capaian tersebut telah dilaporkan langsung kepada Kapolda dan Wakapolda Kalimantan Timur.
“Tadi saya juga sudah laporan kepada Pak Kapolda dan Pak Wakapolda. Beliau menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh rekan-rekan,” ujarnya.
Hal yang paling disyukuri Kapolres dalam operasi ini adalah keselamatan seluruh personel. Menurutnya, pengejaran dilakukan dengan risiko tinggi, namun tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian.
“Kita patut bersyukur karena anggota tidak ada yang cedera atau mengalami luka. Ini menjadi hal terpenting bagi saya,” tuturnya.
Usai penangkapan, AKBP Fauzan langsung memberikan instruksi agar keempat tahanan tersebut segera dipindahkan dari Sangkulirang menuju Markas Polres Kutai Timur di Sangatta dengan pengawalan ketat, guna menghindari risiko lanjutan.
“Hati-hati di perjalanan, karena perjalanan kita masih panjang,” pesannya sebelum menutup arahan dengan doa bersama.
Kini, keempat tahanan tersebut telah kembali berada di balik jeruji besi. Situasi keamanan di Sangkulirang pun dipastikan kembali kondusif, menandai berakhirnya rangkaian pelarian yang sempat menyita perhatian publik di Kutai Timur.


