Onlineku.Info, Kukar – Pemerintah Desa Loa Ipuh, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), kini menerapkan inovasi sederhana namun efektif dalam pengelolaan sampah rumah tangga melalui sistem gantung sampah. Warga diminta untuk membuang sampah dengan cara memasukkannya ke dalam kantong plastik dan menggantungnya di tempat penampungan yang telah ditentukan di sepanjang jalan utama desa.
Penerapan sistem ini berhasil menciptakan suasana tertib dan bersih di lingkungan permukiman. Setiap pagi, deretan kantong sampah warga tampak rapi bergelantungan di titik-titik pengumpulan sebelum diangkut oleh petugas kebersihan DLHK Kukar. Pola ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah mampu menghadirkan perubahan nyata terhadap perilaku peduli lingkungan.
Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLHK Kukar, Irawan, menjelaskan bahwa sistem gantung sampah tidak hanya bertujuan menjaga kebersihan, tetapi juga mengedukasi warga agar lebih disiplin dalam pengelolaan sampah rumah tangga. “Langkah ini dilakukan untuk menekan kebiasaan membuang sampah sembarangan dan menciptakan desa yang lebih bersih serta sehat,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa membuang sampah ke kebun, jalan, atau sungai dapat menimbulkan pencemaran dan penyakit. Karena itu, DLHK Kukar juga menggelar sosialisasi berkelanjutan, termasuk kepada pelajar sekolah dasar, agar kesadaran menjaga lingkungan tumbuh sejak dini.
Program ini menjadi contoh nyata bahwa perubahan perilaku lingkungan dimulai dari langkah kecil yang konsisten. Dengan partisipasi warga, Loa Ipuh diharapkan menjadi model desa bersih dan ramah lingkungan di Kutai Kartanegara.
(Adv/DLHK)

