Kutai Kartanegara Jadi Lumbung Warisan Budaya Takbenda di Kalimantan Timur

Onlineku.Info, Kutai Kartanegara — Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kembali menegaskan posisinya sebagai daerah dengan kekayaan budaya paling beragam di Kalimantan Timur. Dari wilayah pedalaman hingga pesisir, serta dari jejak Kesultanan hingga tradisi rakyat, Kukar menjadi ruang hidup bagi berbagai ekspresi budaya yang masih lestari hingga kini.

 

Berdasarkan data Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XIV, hingga tahun 2025 tercatat 26 Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia yang berasal dari Kukar. Angka ini menjadikan Kukar sebagai penyumbang lebih dari sepertiga dari total WBTb yang ada di Kalimantan Timur.

 

Kekayaan budaya tersebut tersebar di berbagai kawasan. Di pedalaman, masih lestari tradisi Upacara Belian Sentiu dan Tarian Hudoq, yang menggambarkan hubungan erat masyarakat dengan alam dan roh leluhur. Di wilayah pesisir ada Tarian Jepen, dan Musik Tingkilan.

 

Sementara itu, di wilayah Kesultanan Kutai Kartanegara, nilai-nilai budaya masih terjaga melalui Upacara Adat Erau, Tradisi Tepong Tawar,seni Musik Gamelan Kutai dan Tari Topeng Penembe, yang baru baru saja masuk ke Warisan Budaya Tak Benda, yang diwariskan turun-temurun. Seluruh tradisi ini bukan sekadar simbol, tetapi bagian dari sistem sosial dan spiritual yang terus hidup di tengah masyarakat.

 

Ketua BPK Wilayah XIV, Lestari, menyebut keberagaman budaya Kukar menjadi modal penting dalam pemajuan kebudayaan nasional.

 

“Kukar memiliki spektrum budaya yang unik, dari pedalaman hingga istana, semuanya merepresentasikan identitas Kalimantan Timur. Inilah kekuatan besar yang perlu terus dijaga dan dikenalkan kepada generasi muda,” ujarnya.

 

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar juga berkomitmen untuk terus mendukung pelestarian dan pendataan warisan budaya daerah. Melalui forum budaya dan koordinasi lintas sektor, pemerintah daerah mendorong agar warisan budaya takbenda dapat terus diusulkan ke tingkat nasional.

 

Dengan kekayaan tradisi dan peninggalan budayanya, Kukar tak hanya menjadi pusat sejarah Kalimantan Timur, tetapi juga jantung kebudayaan yang hidup dan berkembang, meneguhkan posisinya sebagai lumbung warisan budaya Indonesia.

 

(Aji R)

BACA JUGA