Onlineku.Info, Sanggata – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Polres Kutai Timur menggelar Tournament Esport Kapolres Cup 2026 yang resmi dibuka pada Sabtu (23/5/2026) di Ruang Auditorium Polres Kutim. Kompetisi tersebut mendapat sambutan meriah dari kalangan pecinta gim, baik masyarakat umum maupun anggota kepolisian.
Kegiatan pembukaan dimulai sekitar pukul 13.00 Wita dan dipimpin langsung Wakapolres Kutim, KOMPOL Ahmad Abdullah. Acara turut dihadiri Kepala Dispora Kutim Basuki Isnawan, Ketua ESI Kutim Maswar Mansur, unsur KONI Kutim, pejabat utama Polres Kutim, panitia pelaksana, serta ratusan peserta dan undangan.
Ketua panitia AKP Rezky Nur Harismeihendra menyampaikan bahwa esport, khususnya Mobile Legends, kini berkembang pesat dan telah dipertandingkan hingga level internasional. Karena itu, turnamen tersebut diharapkan menjadi ruang positif bagi generasi muda untuk menyalurkan minat dan kemampuan mereka.
Menurutnya, kegiatan seperti ini juga penting untuk mengarahkan anak muda agar lebih produktif dan terhindar dari aktivitas negatif.
“Melalui kegiatan ini kami berharap generasi muda dapat mengisi waktu dengan kegiatan yang positif dan menjauhkan diri dari hal-hal negatif seperti tawuran maupun pergaulan yang tidak bermanfaat,” ujarnya.
Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya tim yang ikut ambil bagian. Total terdapat 40 tim yang bertanding, terdiri atas 32 tim dari masyarakat umum dan 8 tim dari internal Polres Kutim.
Ketua ESI Kutim Maswar Mansur memberikan apresiasi atas inisiatif Polres Kutim yang dinilai mendukung perkembangan esport di daerah. Ia menilai turnamen tersebut bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana mempererat hubungan antargenerasi muda melalui semangat sportivitas.
Ia menambahkan bahwa esport kini telah diakui sebagai cabang olahraga resmi, sehingga perlu dukungan bersama agar mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi dari Kutai Timur.
Hal senada disampaikan Kepala Dispora Kutim Basuki Isnawan. Ia menilai Polres Kutim konsisten menghadirkan kegiatan positif dan edukatif dalam setiap peringatan Hari Bhayangkara.
“Polres Kutai Timur merupakan institusi yang luar biasa karena selalu menghadirkan kegiatan yang edukatif dan bermanfaat bagi masyarakat, khususnya generasi muda,” katanya.
Basuki menyebut turnamen esport juga mampu membangun karakter peserta, mulai dari kerja sama tim, kedisiplinan, hingga jiwa kompetitif yang sehat.
Sementara itu, Wakapolres Kutim KOMPOL Ahmad Abdullah menegaskan bahwa turnamen esport menjadi salah satu bentuk pendekatan Polri kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
“Turnamen e-sports Mobile Legend kali ini merupakan bentuk kepedulian dan apresiasi Polri kepada kaum milenial dan Gen Z yang memiliki potensi menjadi atlet e-sports berprestasi,” ungkapnya.
Ia menilai esport saat ini telah berkembang menjadi olahraga modern yang memiliki banyak manfaat positif, seperti melatih strategi, kecepatan berpikir, kekompakan tim, dan kemampuan mengambil keputusan.
Di akhir sambutannya, Wakapolres mengajak seluruh peserta menjaga sportivitas serta ketertiban selama pertandingan berlangsung sebelum secara resmi membuka Kapolres Kutim Cup E-Sports Mobile Legend Tournament Tahun 2026.
Turnamen tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara ke-80 Polres Kutim dan berlangsung selama satu hari penuh.
(Jie)
