Onlineku.Info, Tenggarong – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Tenggarong terus memperkuat komitmennya dalam memberikan pembinaan, pendidikan, dan perlindungan bagi anak binaan. Saat ini, lembaga tersebut menaungi 61 anak binaan dan 2 anak berhadapan dengan hukum yang berasal dari berbagai daerah di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.
Kepala LPKA Kelas II Tenggarong, Zulhendri, mengatakan seluruh anak di lembaga ini difasilitasi hak pendidikannya melalui program Paket A, B, dan C, serta pendidikan formal di sekolah umum.
“Hari ini saja ada satu anak yang mengikuti ujian di SMK Negeri 2 Tenggarong. Kami pastikan seluruh hak mereka terpenuhi, termasuk pendidikan dan pembinaan keterampilan,” ujarnya.
Menurut Zulhendri, pihaknya juga terus berupaya meningkatkan kenyamanan dan efektivitas proses belajar mengajar. Salah satu usulan yang disampaikan adalah penambahan pendingin ruangan (AC) di ruang belajar dan aula kegiatan agar anak-anak lebih betah dan fokus saat belajar.
LPKA Tenggarong memiliki enam kamar hunian dengan kapasitas 150 orang. Fasilitas lainnya meliputi ruang pendidikan, ruang keterampilan, mushola, ruang baca, dapur, dan aula kegiatan. Meski fasilitas dinilai cukup memadai, pihaknya tetap berupaya meningkatkan kualitas sarana pendukung agar pembinaan berjalan lebih optimal.
Upaya tersebut mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara. Wakil Bupati Kukar, H. Rendi Solihin, yang meninjau langsung kondisi LPKA Tenggarong, menyampaikan dukungan atas peningkatan fasilitas di lembaga tersebut. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan membantu kebutuhan yang bersifat mendesak untuk mendukung kegiatan pembinaan.
“Anak-anak di sini adalah tanggung jawab kita bersama. Pemerintah akan berupaya membantu agar seluruh kegiatan pembinaan dapat berjalan baik,” ujar Rendi.
Kegiatan kunjungan berjalan aman dan lancar, disertai komitmen bersama untuk terus memperkuat sinergi antara Pemkab Kukar dan LPKA Tenggarong dalam pembinaan anak di wilayah tersebut.
(Aji R)