Onlineku.Info, Kukar – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab), menerima kunjungan kerja dari Komisi II dan Sekretariat Dewan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat, dalam agenda pengawasan dan pengendalian kegiatan sumber daya alam (SDA). Pertemuan ini berlangsung di Ruangan Eksekutif Kantor Bupati, Jl. Robert Wolter Monginsidi, Timbau, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Rabu (9/7/25).
Pada kunjungan kerja Komisi II dan Sekretariat Dewan Pemerintah DPRD. Berdiskusi bagaimana pengawasan dan pengendalian kegiatan pemanfaatan sumber daya alam (SDA).
Asisten III Setkab Kukar, Dafip Haryanto menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi forum diskusi yang produktif dan bertukar wawasan antar daerah.
“Kami bangak bertukar pengalaman tentang bagaimana pemerintah daerah, masing-masing mengelola dan mengawasi pemanfaatan SDA dengan bijak. Kami juga menyampaikan beberapa studi kasus yang pernah terjadi di Kukar sebagai bahan pembelajaran bersama,” ujarnya.
Menurut Dafip, hubungan kerja sama antar daerah yang sudah terjalin sebelumnya dan akan terus dibuka ruang untuk kolaborasi lanjutkan.
“Kunjungan ini menjadi bentuk nyata kerja sama, dan ke depannya kami terbuka untuk program bersama, forum teknis, maupun bentuk kolaborasi lainnya, terkhususnya dalam pengelolaan SDA yang berkelanjutan,” tambahnya.
Ketua Komisi II DPRD Kutai Barat, Potit menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan upaya menimba ilmu dari Kukar.
“Kunjungan ini merupakan upaya kita dari DPRD Kubar, untuk menimba ilmu dan pengalaman dari saudara tua kita Kukar” ujarnya.
Ia menyoroti sejumlah permasalahan dan tantangan di daerahnya, terutama terkait dengan perusahaan tambang yang tidak kooperatif, yang mengakibatkan beberapa insiden kecelakaan akibat penggunaan jalan umum untuk kendaraan berat perusahaan.
“Kami sudah membentuk Panitia Khusus (Pansus) dan melakukan investasi kew lapangan, ke perusahaan PT MBL, namun kedatangan kami ditolak. Maka dari itu, kami berharap kami bisa belajar dari pengalaman Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, dalam menangani kasus yang serupa,” jelasnya.
Pertemuan ini ditutup dengan pemberian cinderamata dari Pemerintah Kabupaten Kukar dan DPRD Kubar, dengan komitmen yang terus terjalin, komunikasi dan memperkuat kerja sama antardaerah.
(Aji R)

