DLHK Kukar Ubah Gas Metana dari TPA Bekotok Jadi Sumber Energi Bersih untuk Warga

Onlineku.Info, Tenggarong – Inovasi ramah lingkungan kembali lahir dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kutai Kartanegara (Kukar). Melalui program pemanfaatan gas metana dari Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Bekotok di Kelurahan Loa Ipuh, Tenggarong, tumpukan sampah yang selama ini menjadi masalah berhasil diubah menjadi sumber energi alternatif bagi masyarakat sekitar.

Program bertajuk “Pemanfaatan Gas Metan Tempat Pemrosesan Akhir Timbunan Odah Sampah (Mantan Terindah)” ini bahkan meraih peringkat tiga terbaik nasional dalam kategori inovasi energi terbarukan. Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLHK Kukar, Irawan, menjelaskan bahwa gas metana hasil pembusukan sampah kini dimanfaatkan sebagai bahan bakar untuk memasak bagi warga sekitar TPA.

“Gas yang dulunya berisiko menimbulkan kebakaran kini dimanfaatkan untuk kebutuhan energi rumah tangga. Setidaknya lima keluarga sudah menikmati manfaatnya,” ujar Irawan.

Dengan menggunakan sistem pipa vertikal dan horizontal, gas metana ditangkap dan dialirkan ke instalasi pemurnian sebelum digunakan warga. Program ini tidak hanya membantu masyarakat menghemat biaya energi, tetapi juga berkontribusi dalam mengurangi emisi gas rumah kaca.

DLHK Kukar menargetkan perluasan sambungan gas ke lebih banyak rumah tangga. Ke depan, pemanfaatan gas metana ini diharapkan berkembang menjadi sumber listrik berbasis energi terbarukan.

“Inovasi ini menjadi bukti bahwa sampah bukan sekadar masalah, tapi peluang. Dari bau busuk timbunan, kini lahir energi yang menyalakan kehidupan,” tutup Irawan.

(Adv/DLHK)

BACA JUGA