
Onlineku.Info, Kukar – Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus memperkuat langkah strategis menjaga kelestarian lingkungan melalui program unggulan bertajuk Jaga Lingkungan Lestari. Program ini kini resmi menjadi bagian penting dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kukar 2025–2029 sebagai upaya mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLHK Kukar, Irawan, menjelaskan bahwa Jaga Lingkungan Lestari bukanlah program baru, melainkan bentuk penguatan kebijakan sebelumnya dengan penekanan pada sinergi lintas sektor dan implementasi di tingkat masyarakat.
“Fokus kami kini adalah memastikan program ini benar-benar berjalan di lapangan. Semua pihak—pemerintah, dunia usaha, hingga masyarakat—harus menjadi bagian dari gerakan menjaga bumi Kukar,” ujarnya.
Program ini memiliki tiga agenda utama. Pertama, membentuk desa ramah lingkungan berbasis partisipasi warga. Kedua, memperluas gerakan peduli lingkungan melalui sekolah, komunitas, dan organisasi masyarakat. Ketiga, memperkuat kolaborasi dengan sektor swasta agar aktivitas ekonomi tetap beriringan dengan prinsip hijau dan berkelanjutan.
Sebagai langkah konkret, DLHK Kukar tengah memperluas pembangunan Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di setiap kecamatan. Dari enam unit yang telah beroperasi, pemerintah menargetkan seluruh kecamatan memiliki fasilitas serupa untuk mendukung pengelolaan sampah mandiri dan edukatif.
“Tujuan utamanya bukan hanya mengurangi volume sampah, tapi menumbuhkan kesadaran bahwa menjaga lingkungan adalah bagian dari gaya hidup dan tanggung jawab bersama,” tutur Irawan.
DLHK Kukar berharap program ini dapat menjadi fondasi bagi pembangunan yang menyeimbangkan aspek ekonomi, sosial, dan ekologis. Dengan partisipasi seluruh elemen masyarakat, Jaga Lingkungan Lestari diyakini akan menjadi gerakan kolektif menuju Kutai Kartanegara yang lebih bersih, sehat, dan berketahanan lingkungan. (Adv/DLHK)
