DLHK Kukar Ajak Warga Jaga Kebersihan Taman Tanjong

Area Publik Kawasan Taman Tanjong Tenggarong

Onlineku.Info, Kukar — Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus memperkuat kampanye kepedulian lingkungan di ruang publik, salah satunya di kawasan Taman Tanjong, Tenggarong. Taman yang menjadi salah satu ikon kota ini setiap hari dikunjungi ratusan warga untuk berolahraga, rekreasi keluarga, maupun sekadar bersantai. Karena itu, menjaga kebersihan area tersebut menjadi prioritas penting agar ruang terbuka hijau tetap terawat dan nyaman digunakan masyarakat.

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLHK Kukar, Irawan, menegaskan bahwa menjaga kebersihan tidak dapat sepenuhnya dibebankan kepada petugas kebersihan. Menurutnya, peran serta masyarakat sangat menentukan keberlanjutan kualitas taman.
“Kesadaran sederhana seperti membawa kembali sampah pribadi atau menggunakan tempat sampah yang disediakan merupakan bentuk tanggung jawab kita bersama,” ujarnya, mengingatkan.

Ia menjelaskan bahwa pemerintah daerah sudah menyiapkan sejumlah fasilitas pendukung, mulai dari tong sampah, papan imbauan, hingga petugas kebersihan yang rutin melakukan penyisiran area taman. Namun, tanpa perilaku pengunjung yang tertib, berbagai fasilitas tersebut tidak akan memberikan dampak optimal. Kebiasaan membuang sampah sembarangan atau merusak fasilitas umum masih kerap ditemukan meski sudah dilakukan sosialisasi berulang kali.

Irawan menambahkan bahwa menjaga kebersihan taman bukan hanya soal estetika, tetapi juga berkaitan dengan kesehatan lingkungan. Sampah yang menumpuk dapat menimbulkan bau tak sedap, memicu hadirnya serangga pembawa penyakit, hingga mengganggu kenyamanan masyarakat.
“Kalau lingkungan bersih, aktivitas warga juga menjadi lebih sehat. Taman Tanjong ini kan digunakan banyak keluarga, anak-anak, sampai komunitas olahraga. Jadi kebersihan itu harus dijaga bersama,” tuturnya.

DLHK Kukar juga mendorong komunitas lokal dan kelompok pemuda untuk ikut terlibat dalam kegiatan bersih-bersih taman. Upaya kolaboratif ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa memiliki terhadap ruang terbuka hijau, sehingga masyarakat lebih sadar akan pentingnya menjaga fasilitas umum.

“Kalau semua pihak berperan aktif, taman ini akan terus menjadi ruang hijau yang indah dan nyaman bagi semua,” tutup Irawan.

(adv/dlhk)

BACA JUGA