Onlineku.Info, Kutai Timur – Banjir yang melanda wilayah Desa Nehas Liah Bing, Kecamatan Muara Wahau, dalam beberapa hari terakhir memaksa banyak warga menghadapi kesulitan akibat curah hujan tinggi dan luapan air yang memasuki permukiman. Menyikapi kondisi tersebut, Polsek Muara Wahau turun langsung memberikan bantuan melalui kegiatan bakti sosial pada Selasa (9/12/2025) sekitar pukul 10.30 Wita.
Sejak pagi, personel Polsek Muara Wahau telah berkumpul di markas untuk menyiapkan paket sembako dan menyusun mekanisme penyaluran agar tepat sasaran. Kapolsek Muara Wahau, Iptu Sumartono, S.H., memimpin langsung kegiatan tersebut dengan tujuan memberikan bantuan cepat kepada warga yang terdampak banjir.
“Kita tidak bisa menunggu lama. Banjir datang tiba-tiba, dan warga membutuhkan bantuan segera. Kita langsung persiapkan sembako untuk memberikan dukungan yang sesungguhnya,” ujar Kapolsek.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kasium Polsek Muara Wahau Aipda Adi Sunarno, Kapolsubsektor Telen Aiptu Irwan Agung N, PS. Kanit Intel Aiptu Budi Hariyanto, Ka SPKT Aiptu Lukas Dok Ding, tujuh personel Polsek Muara Wahau, serta dua staf Kantor Kecamatan Muara Wahau. Kehadiran berbagai unsur ini menunjukkan sinergi kuat antara aparat kepolisian dan pemerintah setempat.
“Kita bekerja sama dengan staf kecamatan untuk memastikan sembako sampai ke warga yang paling membutuhkan. Sinergi ini sangat penting agar bantuan efektif,” jelas Aipda Adi Sunarno.
Saat tiba di lokasi banjir, personel disambut antusias warga. Meski sebagian rumah masih terendam air dangkal, warga tampak bersemangat menerima dukungan yang diberikan. Kapolsek Sumartono menyampaikan pesan penguatan kepada masyarakat.
“Kita tahu warga sedang mengalami kesulitan. Paket sembako ini bentuk kepedulian kita untuk meringankan beban sedikit. Jangan khawatir, kita akan selalu ada di samping kalian,” ucapnya.
Sebanyak 30 paket sembako disalurkan kepada warga terdampak. Setiap paket berisi 5 kilogram beras, satu piring telur, serta bingkisan berupa mie instan, gula, dan minyak goreng. Komposisi tersebut dipilih karena dianggap mampu memenuhi kebutuhan dasar keluarga dalam kondisi darurat.
“Beras dan minyak adalah kebutuhan pokok. Telur dan mie instan mudah dipersiapkan meski kondisi rumah belum sepenuhnya normal,” tutur Aiptu Budi Hariyanto.
Selain menyalurkan bantuan, personel juga menyempatkan diri untuk berbincang dengan warga, mendengarkan keluhan, serta memberikan dukungan moral agar tetap kuat menghadapi situasi pasca banjir. Interaksi hangat juga dilakukan terhadap anak-anak warga setempat.
Situasi penyaluran berjalan aman dan tertib meski cuaca masih mendung. Polsek Muara Wahau memastikan akan terus memantau perkembangan di Desa Nehas Liah Bing.
“Kita akan kembali besok untuk memeriksa situasi pasca banjir, membantu bila diperlukan, dan memastikan warga tetap aman,” pungkas Kapolsek Sumartono.
Warga tampak mengapresiasi penuh kehadiran dan kepedulian aparat, menjadikan kegiatan sosial ini bukan hanya sebagai penyaluran bantuan, tetapi juga penguat hubungan antara kepolisian dan masyarakat. (Aji R)