Onlineku.Info, Kutai Barat – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mahakam Ulu (Mahulu) terus mendorong lahirnya inovasi teknologi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Salah satu inovasi yang diperkenalkan dalam Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) XII Tingkat Provinsi Kalimantan Timur adalah alat pengangkat barang yang dirancang untuk membantu warga saat menghadapi banjir.
Inovasi tersebut dipamerkan dalam ajang yang berlangsung di Taman Budaya Sendawar (TBS), Kabupaten Kutai Barat, Senin (27/6/26). Mewakili Bupati Mahulu Angela Idang Belawan, Wakil Bupati Mahulu, Suhuk, mengatakan alat tersebut merupakan hasil karya masyarakat Kampung Mamahak Besar yang lahir dari kebutuhan masyarakat di wilayah rawan banjir.
Selain alat pengangkat barang, Mahulu juga menampilkan inovasi lain berupa alat pencacah pakan ternak sebagai bentuk pengembangan teknologi tepat guna yang disesuaikan dengan potensi dan kebutuhan masyarakat setempat.
“Tahun ini Mahakam Ulu membawa beberapa inovasi. Pertama, alat pencacah pakan, kemudian alat dongkrak atau alat pengangkat barang. Alat tersebut merupakan inovasi dari Kampung Mamahak Besar. Saat berkunjung ke sana beberapa waktu lalu, saya sempat mendapat penjelasan dari Kepala Kampung mengenai alat tersebut. Karena ukurannya cukup besar, alat itu belum sempat dibawa bersamaan ke lokasi pameran,” ujar Suhuk.
Menurutnya, alat pengangkat barang tersebut dirancang untuk membantu masyarakat memindahkan barang-barang ke tempat yang lebih tinggi ketika banjir melanda permukiman.
“Fungsi alat ini sangat bermanfaat bagi masyarakat Mahakam Ulu yang merupakan daerah rawan banjir. Ketika banjir terjadi, alat tersebut dapat digunakan untuk mengangkat barang-barang ke tempat yang lebih tinggi,” katanya.
Ia menilai inovasi tersebut akan sangat membantu warga, terutama ibu rumah tangga yang berada di rumah saat banjir datang, sementara anggota keluarga lainnya sedang bekerja di luar daerah.
“Terutama bagi ibu-ibu yang sedang berada di rumah ketika suaminya bekerja di luar daerah, alat ini tentu sangat membantu. Inovasi seperti ini lahir dari kebutuhan masyarakat sehingga manfaatnya benar-benar dapat dirasakan secara langsung,” jelasnya.
Selain membawa inovasi teknologi, Pemkab Mahulu juga memamerkan berbagai produk unggulan UMKM dari sejumlah kampung sebagai bagian dari upaya memperkenalkan potensi daerah sekaligus meningkatkan nilai ekonomi masyarakat.
“Selain inovasi teknologi, kami juga membawa berbagai produk UMKM. Sebagian besar berasal dari Kampung Mamahak Besar, meskipun sebenarnya masih ada produk dari kampung lain yang belum sempat ikut dipamerkan. Harapan kami, berbagai produk ini dapat semakin memperkenalkan Mahakam Ulu kepada masyarakat luas,” ungkapnya.
Menurut Suhuk, pengembangan UMKM menjadi salah satu strategi pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Produk-produk lokal yang memiliki nilai tambah diharapkan mampu membuka peluang usaha baru, khususnya bagi ibu rumah tangga dan pelaku usaha kecil.
Di sisi lain, Pemkab Mahulu juga terus mengembangkan berbagai inovasi teknologi tepat guna lainnya, termasuk pemanfaatan limbah yang sebelumnya dikembangkan bersama Dinas Lingkungan Hidup. Meski masih menghadapi keterbatasan bahan baku, pemerintah berkomitmen melanjutkan pengembangan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Melalui keikutsertaan pada Gelar TTG XII Kaltim, Pemkab Mahulu berharap inovasi teknologi dan produk unggulan daerah semakin dikenal luas serta mampu menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat.
(Adv/Mahakam Ulu)