Bank Sampah Mandiri Suka Maju Ubah Limbah Plastik Jadi Paving Blok Bernilai Ekonomi

Onlineku.Info, Kukar — Desa Suka Maju, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara, menghadirkan inovasi dalam pengelolaan sampah rumah tangga melalui Bank Sampah Mandiri. Program ini memanfaatkan limbah plastik untuk dijadikan paving blok, sekaligus menciptakan nilai ekonomi bagi masyarakat setempat.

Setiap bulan, sekitar 1.500 kilogram sampah plastik terkumpul dari 365 nasabah aktif. Sampah yang sebelumnya menumpuk kini diolah menjadi paving blok yang dijual seharga Rp10.000 per keping. Beragam jenis plastik, mulai kantong kresek, gelas, botol, hingga baskom bekas, digunakan sebagai bahan baku. Setiap paving blok membutuhkan 2 kilogram sampah plastik, sehingga produksi harian 100–150 keping secara signifikan membantu mengurangi volume sampah di desa.

Yayuk Sehaty, pengelola Bank Sampah Mandiri, menjelaskan bahwa inovasi ini tidak hanya mengurangi sampah, tetapi juga membuka lapangan kerja. Setiap tukang cetak paving blok digaji Rp2.000 per keping, sementara produk paving blok sudah diminati luas, termasuk pesanan besar dari Kabupaten Penajam Paser Utara sebanyak 42.000 keping.

Sejak dimulai pada Juni 2019, kegiatan ini menunjukkan bahwa pengelolaan sampah bisa menjadi sumber penghidupan sekaligus menjaga lingkungan. Yayuk menegaskan, “Meski hanya bermain dengan sampah, kami tak perlu takut, karena berkat sampah itulah kami mendapatkan berkah.”

Meski demikian, Yayuk mengakui fasilitas Bank Sampah masih terbatas dan berharap mendapat dukungan untuk pengembangan bangunan agar dapat menampung volume sampah yang lebih besar. Inisiatif ini menjadi contoh nyata bahwa perubahan besar bisa dimulai dari kesadaran sederhana, yakni mengubah sampah menjadi manfaat yang nyata. (Adv/DLHK)

BACA JUGA