Bank Sampah Mandiri Desa Suka Maju: Limbah Jadi Sumber Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat

Onlineku.Info, Kukar — Desa Suka Maju, Kecamatan Tenggarong Seberang, kini menunjukkan inovasi dalam pengelolaan sampah yang tidak hanya ramah lingkungan tetapi juga bernilai ekonomi. Bank Sampah Mandiri setempat berhasil mengubah persepsi warga terhadap limbah rumah tangga, dari sekadar beban menjadi sumber penghasilan dan sarana pemberdayaan sosial.

Ketua Bank Sampah Mandiri, Yayuk Sehaty, menyampaikan bahwa lembaga ini telah memiliki 365 nasabah aktif yang rutin menabung sampah setiap bulan. Setiap jenis sampah  mulai plastik, kertas, kardus, hingga material lainnya  ditimbang secara cermat dan nilainya dikreditkan ke buku tabungan masing-masing nasabah. Tradisi penarikan tabungan biasanya dilakukan menjelang bulan Ramadan, dan nilainya dapat diuangkan atau ditukar dengan kebutuhan pokok seperti gula, kopi, dan minyak goreng.

Tidak hanya menerima setoran dari warga, Bank Sampah Mandiri juga bekerja sama dengan sejumlah perusahaan di sekitar Tenggarong Seberang, termasuk PT Pama Persada Nusantara, PT Jembayan Muara Bara, PT Hirmalita Kutai Makmur, dan PT Sumalindo Hutani Jaya II. Sebagian keuntungan dari hasil penjualan sampah digunakan untuk kegiatan sosial dan operasional bank sampah, memperluas manfaat bagi komunitas setempat.

Keberadaan bank sampah ini terbukti meningkatkan perekonomian warga sekaligus membuka peluang kerja baru di tingkat lokal. Yayuk berharap, ke depan, Bank Sampah Mandiri dapat mengembangkan produk olahan lain selain paving blok, sehingga kesadaran masyarakat akan pengelolaan sampah berkelanjutan bisa mendorong inovasi baru yang bernilai ekonomi tinggi.

Langkah ini menjadi contoh nyata bagaimana pengelolaan sampah berbasis masyarakat dapat memberi manfaat lingkungan, sosial, dan ekonomi secara bersamaan. (Adv/DLHK)

BACA JUGA