Komitmen Pelayanan Tetap Optimal, Lapas Tenggarong Sesuaikan Jam Layanan di Bulan Puasa

Onlineku.Info, Tenggarong – Selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Tenggarong melakukan perubahan alur layanan bagi masyarakat pengguna jasa pemasyarakatan.

 

Kepala Lapas Kelas IIA Tenggarong, Suparman, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (19/2/2026), menyampaikan bahwa perubahan tersebut merupakan bentuk komitmen jajaran Lapas untuk tetap memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat meski dalam suasana ibadah puasa.

 

“Perubahan ini merupakan komitmen dari jajaran Lapas Tenggarong untuk menjamin terselenggaranya layanan pemasyarakatan secara optimal walaupun dalam suasana puasa,” ungkap Suparman.

 

Ia menjelaskan, perubahan layanan difokuskan pada mekanisme kunjungan dan penitipan barang atau makanan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Jika pada hari biasa kunjungan dibagi menjadi tiga sesi terpisah antara tahanan dan narapidana, maka selama Ramadhan kunjungan dilaksanakan dalam satu sesi dengan durasi waktu yang lebih panjang tanpa pembagian jadwal antara tahanan dan narapidana.

 

Adapun jadwal kunjungan selama Ramadhan dimulai pukul 09.00 hingga 12.00 Wita. Setelah itu, layanan penitipan barang dan makanan dibuka pukul 12.00 hingga 14.00 Wita. Layanan ini berlaku pada hari Senin sampai dengan Kamis, sementara pada hari Sabtu dikhususkan untuk penitipan barang dan makanan saja.

 

“Untuk layanan kunjungan dimulai dari pukul 09.00 sampai dengan 12.00 Wita dan penitipan barang/makanan dimulai pada pukul 12.00 sampai dengan 14.00 Wita,” jelasnya.

 

Selain perubahan alur layanan, pihak Lapas juga merencanakan kegiatan khusus selama Ramadhan, yakni memberikan kesempatan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) untuk berbuka puasa bersama keluarga setiap hari Jumat.

 

“Untuk skema dan mekanismenya sementara kami siapkan dan tetap memperhatikan aspek keamanan juga dalam pelaksanaannya,” imbuh Suparman.

 

Terkait Remisi Khusus Idul Fitri, Suparman menyampaikan bahwa pihaknya tengah dalam proses pengusulan. Per 19 Februari 2026, sebanyak 637 WBP telah diusulkan untuk menerima remisi dari total 1.339 penghuni Lapas saat ini. Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah mengingat sebanyak 421 orang tahanan masih menjalani proses persidangan.

 

“Per tanggal 19 Februari ini total WBP yang diusulkan sebanyak 637 orang dari total penghuni saat ini sebanyak 1.339 orang. Jumlah usulan juga kemungkinan bisa bertambah,” pungkasnya.

 

(Jie)

BACA JUGA