Onlineku.Info, Kutai Kartanegara – Sinergi antara Pemerintah Desa Loa Kulu dan Polsek Loa Kulu terus diperkuat melalui dukungan terhadap kegiatan seni dan budaya sebagai bagian dari upaya membangun ketahanan desa, khususnya dalam membentuk karakter generasi muda.
Kepala Desa Loa Kulu, Mohammad Rizali, menegaskan bahwa pembangunan desa tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada penguatan sumber daya manusia dan pelestarian budaya lokal.
“Kami berkeliling ke RT dan dusun untuk mendorong kelompok seni seperti karawitan, jaranan, dan kelompok kesenian lainnya agar berani tampil dan tidak malu menunjukkan potensinya. Pemerintah desa juga memberikan dukungan berupa bantuan peralatan, seragam, hingga anggaran kegiatan melalui APBDes,” ujarnya. Rabu (11/2/26).
Menurut Rizali, kelompok-kelompok seni tersebut secara khusus diberi ruang untuk tampil dalam kegiatan rutin “Kreativitas Anak Desa” yang digelar di Taman Literasi Loa Kulu. Kegiatan ini menjadi panggung ekspresi bagi generasi muda sekaligus sarana memperkenalkan potensi desa kepada masyarakat luas.
“Melalui acara Kreativitas Anak Desa di Taman Literasi, anak-anak muda dan kelompok seni bisa tampil percaya diri. Ini bukan sekadar hiburan, tetapi bagian dari membangun kebanggaan terhadap desa,” tegasnya.
Ia menambahkan, seni dan budaya menjadi sarana efektif dalam menanamkan nilai kebersamaan dan kedisiplinan, sehingga generasi muda tidak mudah terpengaruh aktivitas negatif.
Sementara itu, Kapolsek Loa Kulu AKP Hari Supranoto menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah pemerintah desa tersebut. Menurutnya, kegiatan positif seperti ini menjadi bagian dari strategi pencegahan kenakalan remaja.
“Kami mendukung penuh kegiatan Kreativitas Anak Desa di Taman Literasi karena dapat menjadi benteng sosial dalam mencegah penyalahgunaan miras, narkoba, dan pelanggaran hukum lainnya,” ungkapnya.
Melalui kolaborasi tersebut, Loa Kulu diharapkan tidak hanya dikenal sebagai desa yang aman, tetapi juga sebagai desa yang aktif melestarikan seni budaya serta memiliki generasi muda yang kreatif dan tangguh sebagai pilar ketahanan desa.
(Jie

