Onlineku.Info, Tenggarong — Banjir kembali merendam kawasan Pondok Labu, Kelurahan Loa Ipuh Darat, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, pada Selasa (26/1/2026). Peristiwa ini mengakibatkan puluhan warga terdampak serta sejumlah rumah terendam air.
Camat Tenggarong, Sukono, menyampaikan bahwa pihak kecamatan telah menerima laporan sementara terkait penanganan banjir di wilayah tersebut. Berdasarkan data awal, banjir berdampak pada dua rukun tetangga (RT), yakni RT 9 dan RT 10.
“Untuk RT 9, tercatat sebanyak 18 jiwa terdampak, terdiri dari 16 orang dewasa dan 2 anak-anak, dengan total 9 kepala keluarga,” ujar Sukono saat dikonfirmasi.
Sementara itu, di RT 10 tercatat sebanyak 14 rumah terdampak banjir dengan jumlah warga mencapai 67 jiwa dari 19 kepala keluarga.
“Jika ditotal, keseluruhan warga yang terdampak banjir di Kelurahan Loa Ipuh Darat mencapai 85 jiwa,” jelasnya.
Ia menambahkan, pemerintah kecamatan bersama pihak kelurahan dan unsur terkait terus melakukan pemantauan di lapangan serta berkoordinasi untuk langkah penanganan lanjutan. Upaya tersebut dilakukan guna memastikan keselamatan warga serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak banjir.
Berdasarkan pola kejadian banjir di wilayah Loa Ipuh Darat, khususnya kawasan Pondok Labu, banjir umumnya disebabkan oleh kombinasi beberapa faktor. Salah satunya adalah curah hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang terjadi dalam waktu cukup lama, sehingga volume air meningkat cepat dan meluap ke permukiman warga.
Selain itu, kondisi drainase lingkungan yang kurang optimal turut memperparah situasi. Saluran air yang sempit, tersumbat sedimen dan sampah, atau tertutup bangunan membuat aliran air tidak lancar saat hujan deras. Topografi wilayah yang relatif rendah dan berbentuk cekungan juga menyebabkan air mudah tergenang dan lambat surut.
Faktor lainnya adalah terbatasnya daya tampung parit dan saluran air yang tidak sebanding dengan debit air hujan, serta adanya alih fungsi lahan di sekitar permukiman yang mengurangi daerah resapan air.
Pemerintah Kecamatan Tenggarong mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat kondisi cuaca yang masih tidak menentu. Warga juga diminta segera melaporkan kepada pihak terkait apabila terjadi peningkatan ketinggian air atau kondisi darurat lainnya.
(Aji R)


