
Onlineku.Info, Kukar – Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kutai Kartanegara terus mengembangkan hutan kota sebagai ruang publik ramah lingkungan yang juga mendukung edukasi dan inovasi masyarakat. Selain penataan hijau, DLHK memanfaatkan limbah lokal untuk kegiatan kreatif, seperti pembuatan paving block, yang juga dapat mendukung pembangunan infrastruktur lingkungan.
Sekretaris DLHK, Taufiq, menjelaskan, pengembangan hutan kota melibatkan koordinasi dengan masyarakat, pengusaha, dan lembaga terkait. “Kami ingin hutan kota ini tidak hanya hijau, tetapi juga menjadi pusat kegiatan kreatif, edukasi, dan inovasi yang bisa dimanfaatkan masyarakat,” ujarnya.
DLHK melakukan pendampingan terhadap bank sampah dan unit pengelola limbah lokal untuk mendukung inovasi ini. Beberapa bank sampah telah mampu mengolah limbah menjadi produk bernilai ekonomi, meski fasilitasnya terbatas. Taufiq menambahkan, pihaknya juga membantu penyediaan alat proses sampah, sarana edukasi, dan pendampingan teknis agar pengelolaan sampah lebih optimal.
“Kami juga mendorong masyarakat untuk aktif berpartisipasi, mulai dari pemilahan sampah rumah tangga hingga pemanfaatannya menjadi paving block atau produk lainnya,” kata Taufiq.
Langkah ini diharapkan tidak hanya memperindah hutan kota, tetapi juga menumbuhkan kesadaran lingkungan dan mengembangkan potensi ekonomi lokal. DLHK terus memastikan setiap program berjalan berkelanjutan melalui kolaborasi, inovasi, dan pendampingan agar hasilnya maksimal bagi masyarakat Kutai Kartanegara. (Adv/dlhk)

