DLHK Kukar Intensifkan Pemantauan Kualitas Air Sungai untuk Jaga Keberlanjutan Ekosistem

Onlineku.Info, Kukar – Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui UPTD Laboratorium Lingkungan terus memperkuat langkah pengawasan terhadap kondisi air sungai di berbagai wilayah. Pemantauan ini dilakukan secara rutin guna memastikan kualitas air tetap dalam batas aman serta mendukung keberlanjutan ekosistem di daerah aliran sungai (DAS).

Kepala UPTD Laboratorium DLHK Kukar, Abdul Rokhim, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut berfokus pada pengujian parameter fisika dan kimia untuk mengetahui tingkat pencemaran air akibat aktivitas manusia, terutama di kawasan yang berdekatan dengan industri dan pertambangan. “Hasil pengujian menjadi dasar penentuan status mutu air dan bahan pertimbangan dalam pengelolaan sumber daya air,” ujarnya di Tenggarong, Selasa (09/09/2025).

Pengambilan sampel dilakukan di beberapa titik strategis dari wilayah hulu hingga pesisir, seperti Tabang, Kembang Janggut, Kenohan, Kota Bangun, Sebulu, Muara Kaman, hingga Muara Badak dan Marangkayu. Di lapangan, tim DLHK melakukan pengujian awal terhadap pH, suhu, dan kadar padatan terlarut, sebelum dilanjutkan dengan analisis lanjutan di laboratorium menggunakan metode terakreditasi.

Rokhim menegaskan bahwa hasil analisis mengacu pada Standar Nasional Indonesia (SNI) dan digunakan untuk menghitung Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH), sesuai Permen LHK Nomor 27 Tahun 2021. “Dari situ bisa diketahui apakah kondisi air baik, sedang, atau mulai tercemar,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa data kualitas air sungai menjadi instrumen penting bagi pemerintah daerah untuk menyusun kebijakan pengelolaan sumber daya air yang berbasis sains, sekaligus mendorong partisipasi dunia usaha dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.

(Adv/DLHK)

BACA JUGA