Forum Pembauran Kebangsaan Muara Jawa, Perekat Harmoni Warga

Onlineku.Info, Kukar – Komitmen memperkuat harmoni dan toleransi di tengah keberagaman masyarakat kembali ditegaskan di Kecamatan Muara Jawa melalui pengukuhan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) periode 2024–2029, yang berlangsung pada Senin (26/5/2025) di Kantor Kecamatan Muara Jawa.

Kegiatan ini diinisiasi oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kutai Kartanegara untuk mendorong terbentuknya ruang dialog yang inklusif dan memperkuat kesadaran kebangsaan di tingkat kecamatan.

Dalam sambutannya, Camat Muara Jawa Muhammad Ramli menyampaikan bahwa keberadaan FPK sangat penting sebagai wadah mempererat silaturahmi dan menjaga suasana kondusif di masyarakat.

“Forum ini bukan hanya formalitas. Ia adalah jembatan penghubung antarelemen masyarakat untuk terus merawat nilai-nilai kebangsaan,” tegas Ramli.

Menurutnya, penguatan semangat gotong royong, sikap saling menghargai, dan cinta tanah air harus terus dikembangkan agar kehidupan sosial di Muara Jawa tetap rukun meski diwarnai perbedaan suku, agama, dan budaya.

“Kita ingin keberagaman menjadi kekuatan yang mempersatukan, bukan sebaliknya,” tambahnya.

Pengukuhan forum ini dihadiri oleh tokoh adat, tokoh agama, pemuda, organisasi masyarakat, serta unsur pemerintahan kecamatan. Hadirnya beragam elemen tersebut menjadi simbol nyata komitmen kolektif dalam menjaga keharmonisan sosial.

Ramli berharap anggota FPK bisa berperan aktif dalam mencegah konflik sosial, memediasi perbedaan, serta membangun dialog yang sehat di tengah masyarakat.

“Peran FPK ke depan harus lebih nyata, hadir dalam kegiatan-kegiatan masyarakat dan menjadi contoh toleransi di tingkat akar rumput,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa kecamatan siap mendukung program-program FPK, termasuk sinergi dengan OPD terkait untuk memperkuat penguatan wawasan kebangsaan di berbagai kalangan.

Dengan dikukuhkannya FPK, masyarakat diharapkan semakin sadar bahwa persatuan dan keharmonisan adalah fondasi utama dalam membangun kehidupan bermasyarakat yang sejahtera dan damai.

“Mari kita bawa semangat ini ke setiap sudut kampung, RT, hingga rumah tangga, agar nilai-nilai Pancasila benar-benar hidup di keseharian kita,” tutup Ramli. (ADV/DSIKOMINFO).

BACA JUGA