Program Vaksinasi DBD Siap Dilaksanakan Dinas Kesehatan Kukar

Foto ist.

Onlineku.Info, Kukar – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kutai Kartanegara,melaksanakan Sosialisasi, Advokasi, dan Koordinasi persiapan pelaksanaan, Vaksin DBD Bertempat di Ballroom Hotel Grand Fatma, Jalan Pesut no 14, Timbau, Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Senin (23/6/25).

 

Pertemuan Sosialisasi persiapan pelaksanaan, Program Vaksinasi Demam Berdarah Dengeu,

yang dilaksanakan perdana tahun ini, oleh Dinas Kesehatan Kutai Kartanegara,

pada tahun ini ditargetkan 1.550 anak sekolah dasar, dari 3 sekolah dasar, yang akan dilaksanakan pada bulan Juli mendatang, oleh Dinas Kesehatan Kukar.

 

Pada Sosialisasi ini dihadirkan narasumber dari Kementerian Kesehatan, Dokter anak, dan Ketua Komda KIPI.

Ada 70 peserta orang terdiri dari Provinsi, Takeda Pharmacy, dan Biofarma. Takeda Pharmacy selaku Produsen Vaksin dan Bio Farma sebagai Distributor Vaksin.

 

Peserta yang mengikuti dari lintas sektor yang ada, di Kutai Kartanegara, dari dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, ataupun Kementerian Agama, dan dari Puskesmas.

 

Dr. Ivan Hariyadi dalam wawancaranya, bahwa pentingnya sosialisasi ini dilakukan, kepada instansi instansi terkait, dan juga kepada orang tua murid,

“kami lakukan sosialisasi ke, instansi instansi terkait, dan juga kami sosialisasikan lagi ke, orang tua murid sebagai harapan, tidak kaget anaknya di vaksin, karena setelah di vaksin 2 kali anaknya, bisa kebal dari penyakit demam berdarah,” ucap Ivan Haryadi.

 

ia juga menambahkan bahwa vaksin, ini telah masuk dipembiayaan dari anggaran Dinas Kesehatan/APBD.

 

“Vaksin ini sebenarnya sudah tersedia, di dokter spesialis dan berbayar, satu kali vaksin itu kan 500 ribu, sedangkan ini perlu 2 kali vaksin, pembiayaan vaksin ini dari anggaran Dinas Kesehatan/APBD, jadi masyarakat tinggal bersedia divaksin saja,” tambahnya.

 

Masnuni Wati orang tua murid yang anaknya bersekolah, di sdn 011 juga menyambut baik dengan adanya, Program Vaksin DBD ini.

 

“Bagus sekali jika diadakan sosialisasi ini, ada pengenalan dahulu sebelum vaksin, paling tidak kita sebagai orang tua tau dulu, apa tujuannya vaksin ini tadi.

Secara pribadi ada ketakutan untuk memberi Vaksin, karena sudah dijelaskan, secara detail apa keuntungan dan dampaknya, harapan kedepannya agar orang tua mau menerima, supaya anak anak di vaksin supaya terbebas dari DBD,” ujar Masnuni. (Aji R)*

BACA JUGA