Musda VIII Segera Digelar, Golkar Bontang Mulai Tahapan Pendaftaran Calon Ketua

foto: Panitia Musda DPD Golkar Bontang

Onlineku.Info, Bontang – DPD Partai Golkar Kota Bontang resmi memulai proses penjaringan bakal calon Ketua DPD sebagai bagian dari rangkaian pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) VIII yang dijadwalkan berlangsung pada 27 Juni 2026 mendatang.

 

Tahapan tersebut diumumkan dalam konferensi pers panitia Musda VIII yang digelar di Sekretariat DPD Partai Golkar Bontang, Rabu (24/6/2026), dengan menghadirkan Sekretaris Steering Committee (SC) Musda Lafendri, Ketua Penjaringan HM Idrus, dan Ketua Panitia Pelaksana Andi Amri.

 

Lafendri mengatakan, pelaksanaan Musda merupakan tindak lanjut dari hasil Musyawarah Nasional Partai Golkar ke-11 yang menginstruksikan seluruh pengurus di daerah untuk segera melaksanakan musyawarah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

 

“Pelaksanaan Musda ini berdasarkan surat dari DPD Partai Golkar Provinsi Kalimantan Timur yang menindaklanjuti hasil Munas Partai Golkar ke-11. Selain itu juga didukung oleh keputusan Kementerian Hukum yang telah menetapkan kepengurusan hasil munas tersebut,” ujarnya.

 

Sementara itu, Ketua Penjaringan HM Idrus menjelaskan bahwa proses pengambilan formulir pendaftaran bakal calon ketua dimulai pada Rabu (24/6/2026) dan akan berlangsung selama tiga hari ke depan.

 

“Mulai hari ini kader-kader Partai Golkar yang memiliki keinginan dan memenuhi syarat dipersilakan mengambil formulir pendaftaran. Kesempatan pengambilan formulir dibuka sampai Jumat,” katanya.

 

Setelah formulir pendaftaran diambil, para bakal calon diwajibkan melengkapi seluruh persyaratan administrasi sebelum menyerahkannya kembali kepada panitia untuk dilakukan pemeriksaan dan verifikasi dokumen.

 

“Setelah formulir diisi, akan dikembalikan kepada panitia dan masuk ke tahap verifikasi untuk menentukan kelengkapan serta keabsahan persyaratan calon,” jelasnya.

 

Musda VIII Golkar Bontang sendiri dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 27 Juni 2026, pukul 13.00 WITA di Hotel Grand Mutiara Bontang. Sejumlah agenda akan dibahas dalam forum tersebut, mulai dari pembukaan, sidang-sidang musyawarah, penyampaian laporan pertanggungjawaban kepengurusan hingga pemilihan Ketua DPD Golkar Kota Bontang untuk periode 2025–2030.

 

Ketua Panitia Pelaksana Musda VIII, Andi Amri, memastikan berbagai persiapan terus dilakukan agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan sesuai dengan ketentuan organisasi yang berlaku.

 

“Musda ini kami laksanakan secara sederhana namun tetap sesuai ketentuan organisasi. Harapannya seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan baik, lancar, dan menghasilkan kepemimpinan yang mampu melanjutkan kerja-kerja Partai Golkar di Kota Bontang,” ujarnya.

 

Pada kesempatan yang sama, Lafendri juga memaparkan sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi oleh bakal calon ketua DPD. Salah satunya adalah pernah menjadi pengurus Partai Golkar sekurang-kurangnya selama lima tahun dan telah mengikuti pendidikan serta pelatihan kader yang dibuktikan melalui sertifikat.

 

Selain itu, calon juga diwajibkan mengantongi dukungan sedikitnya 30 persen dari total pemilik hak suara dalam Musda.

 

“Persyaratan cukup banyak, tetapi yang paling utama adalah pernah menjadi pengurus minimal lima tahun, telah mengikuti pelatihan kader, dan mendapatkan dukungan minimal 30 persen suara,” terangnya.

 

Ia menambahkan, terdapat delapan pemilik hak suara yang akan berpartisipasi dalam Musda VIII Golkar Bontang. Mereka terdiri dari DPD Partai Golkar Kalimantan Timur, Dewan Pertimbangan Partai Golkar Kota Bontang, Ketua DPD Golkar Bontang, organisasi sayap partai yakni KPPG dan AMPG, serta tiga Pengurus Tingkat Kecamatan (PTK).

 

Meski proses penjaringan dibuka bagi seluruh kader yang memenuhi syarat, panitia menilai figur ketua DPD petahana hingga saat ini masih menjadi sosok yang paling berpeluang memperoleh dukungan mayoritas pemilik suara.

 

Namun demikian, panitia menegaskan bahwa mekanisme penjaringan tetap dilaksanakan secara terbuka dan demokratis tanpa membatasi kesempatan kader lain untuk maju sebagai calon ketua.

 

“Siapa pun kader yang memenuhi ketentuan memiliki hak dan peluang yang sama untuk mendaftar. Partai Golkar adalah partai yang demokratis dan memberikan ruang bagi kader terbaik untuk maju,” tutup Lafendri.

 

Musda VIII Golkar Bontang diharapkan menjadi momentum penting bagi konsolidasi organisasi sekaligus menentukan arah kepemimpinan Partai Golkar di Kota Bontang untuk lima tahun mendatang menjelang berbagai agenda politik berikutnya.

 

(Jie)

BACA JUGA