Sistem Pengamanan Berlapis Warnai Aksi Demonstrasi Ormas di DPRD Kukar

Kabag Ops Polres Kukar Kompol Roganda

Onlineku.Info, Tenggarong – Pengamanan berlapis diterapkan Polres Kutai Kartanegara dalam mengawal aksi demonstrasi tiga aliansi organisasi masyarakat di Kantor DPRD Kukar, Senin (4/5/2026). Sebanyak 126 personel disiagakan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama aksi berlangsung.

Kabag Ops Polres Kukar, Kompol Roganda, mengatakan pengamanan dilakukan dengan persiapan yang cukup singkat setelah informasi terkait aksi diterima pada pagi hari sebelum kegiatan berlangsung.

“Informasi kegiatan kami terima sekitar pukul 07.30 WITA, sementara aksi dijadwalkan dimulai pukul 09.00 WITA. Dalam waktu yang terbatas itu kami langsung menyiapkan personel dan pola pengamanan,” ujarnya. Kamis (7/5/26).

Sebanyak 126 personel diterjunkan untuk memastikan jalannya aksi tetap aman dan kondusif. Pada awalnya, pengamanan disusun dengan tiga lapis ring.

Ring pertama difokuskan di kawasan Pulau Kumala dan jalur menuju Kantor DPRD Kukar untuk pengaturan arus lalu lintas, pemantauan pergerakan massa, serta sterilisasi area. Ring kedua berada di sekitar lokasi aksi, sedangkan ring ketiga dilakukan secara tertutup di lingkungan DPRD Kukar.

Namun, pola pengamanan kemudian disesuaikan dengan perkembangan situasi di lapangan guna mengantisipasi potensi gesekan antar kelompok massa.

“Kami melakukan penyesuaian pola pengamanan sebagai langkah antisipasi agar seluruh rangkaian kegiatan tetap berjalan tertib,” kata Roganda.

Ia menjelaskan, kepolisian juga melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk perwakilan massa dan unsur DPRD, untuk menjaga situasi tetap kondusif selama aksi berlangsung.

Menurut Roganda, aksi demonstrasi awalnya berjalan tertib. Massa menyampaikan aspirasi melalui orasi di halaman DPRD sebelum sebagian perwakilan mengikuti audiensi bersama anggota dewan di ruang Badan Musyawarah (Bamus).

Dalam proses audiensi, suasana sempat memanas akibat perbedaan pandangan antara peserta aksi dan pihak yang hadir dalam forum tersebut. Namun aparat kepolisian segera melakukan langkah pengamanan dan mediasi agar situasi kembali terkendali.

“Kami langsung mengambil langkah untuk menenangkan situasi dan memastikan kegiatan dapat berlangsung aman,” ungkapnya.

Polres Kukar, lanjut Roganda, tetap berkomitmen mengedepankan pendekatan persuasif dalam pengamanan setiap kegiatan penyampaian pendapat di muka umum.

Ia juga mengimbau seluruh elemen masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di Kutai Kartanegara.

“Kami berharap seluruh pihak dapat menyampaikan aspirasi dengan tertib dan tetap menjaga kondusivitas daerah,” pungkasnya.

(Jie)

BACA JUGA